Rabu, 28 Juli 2021 22:03

​Tokoh-Tokoh Pasuruan Sambut Gembira Pembubaran FPI dan HTI

Minggu, 03 Januari 2021 07:50 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Ahmad Fuad
​Tokoh-Tokoh Pasuruan Sambut Gembira Pembubaran FPI dan HTI
Dari kiri, KH Khozin, KH. Ahmad Suadi Abu Amar, dan KH Abdul Ghofur. foto: ist.

PASURUAN, BANGASONLINE.com - Pembubaran organisasi Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh Pemerintah Republik Indonesia, disambut gembira oleh tokoh-tokoh Kabupaten Pasuruan.

Mereka, antara lain, KH. Ahmad Suadi Abu Amar, Pengasuh PP. Ar-Roudloh, Tambakrejo, Paserepan, Pasuruan; KH. Abdul Ghofur, Ketua MWCNU Rembang; KH. M Khozin, Ketua MWCNU Gempol, dan beberapa tokoh lainnya.

"Kami Ahmad Suadi Abu Amar, Pondok Pesantren Arroudloh, Tambakrejo, Paserepan, Kabupaten Pasuruan, mengucapkan sangat-sangat berterima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, di tahun 2020 ini yang telah menggedok palu untuk membubarkan organisasi yang mengatasnamakan agama tapi perusak kewibawaan NKRI, seperti HTI dan FPI. Kami sangat ucapkan terima kasih, terima kasih, terima kasih," kata Gus Suadi – panggilan akrab Ahmad Suadi Abu Amar - dalam unggahan video berdurasi 1 menit 16 detik, Ahad (3/1/2020).

Kiai-kiai dari lintas kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan, juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah membubarkan ormas yang mengatasnamakan agama, tapi merongrong NKRI. 

BACA JUGA : 

Pemerintah Bernyali Besar, Syukur Tak Hanya Berani melawan HTI-FPI, Revolusi Energi (2)

Munarman, Eks Petinggi FPI Ditangkap Densus 88 Terkait Baiat Teroris

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pemangku Ponpes Al-Masyhur K.H. Masyhuri Abdulloh Wafat

Ancam Bunuh Mahfud MD, Kini Mastur Minta Maaf dan Mohon Diselesaikan di Luar Hukum

Seperti diberitakan, pemerintah membubarkan HTI setelah mencabut legalitas badan hukumnya pada tanggal 19 Juli 2017. Kemudian FPI dicabut legalitasnya di tanggal 30 Desember 2020, bertepatan dengan Haul KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden RI ke-4.

Dengan pembubaran tersebut, "Maka pemerintah melarang mereka mengadakan kegiatan. Jika terdapat kegiatan yang mengatasnamakan organisasi di atas, segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib," ujar Kabag Humas Polres Pasuruan AKP Gatot Subroto. (afa) 

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...