Minggu, 28 Februari 2021 01:22

​Pengelola Berharap Pemerintah Kaji Ulang Pemberlakuan PPKM untuk Mall

Sabtu, 09 Januari 2021 12:12 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Nanang Fachrurozi
​Pengelola Berharap Pemerintah Kaji Ulang Pemberlakuan PPKM untuk Mall
Istar Pakaja, General Manager (GM) Plaza Surabaya Mall.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Istar Pakaja, General Manager (GM) Plaza Surabaya Mall mempertanyakan pemberlakuan PPKM (Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) pada tanggal 11-25 Januari yang salah satu sasarannya adalah mall. Menurut Istar Pakaja, selama ini pengelola mall telah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Prinsipnya kami mendukung apapun yang menjadi kebijakan pemerintah, hanya saja kekurangpahaman kami mengenai hal-hal yang menjadi dasar acuan kebijakan tersebut diterapkan di Surabaya. Kami pengelola mall kebingungan. Makanya muncul pertanyaan kenapa harus mall? Padahal secara prokes kami sangat ketat menjalankannya. Bahkan kami persiapkan tim khusus untuk penertiban bagi tenant dan pengunjung yang melanggar prokes," ujar Istar Pakaja kepada BANGSAONLINE.com melalui WhatsApp, Sabtu (9/21).

"Kenapa harus Surabaya? Apakah Surabaya sama kondisinya dengan Jakarta atau Bali? Jika memang kondisinya sama, maka pantaslah kebijakan ini diterapkan di Surabaya. Hanya saja saya tidak paham dasar kebijakan 'evaluasi dan acuan' pemerintah dalam melakukan penerapannya pada daerah-daerah tertentu sehingga Surabaya masuk dalam kategori kebijakan tersebut. Karena Surabaya kan sudah relatif baik dalam melakukan penanganan Covid," tambah dia.

Istar menjelaskan dampak dari pemberlakuan PPKM tersebut bagi Plaza Surabaya yang memiliki 1.500 - 2.000 karyawan. Salah satunya adalah adanya pengurangan karyawan.

"Sampai saat ini sebetulnya mall sudah mulai membaik. Pulih kira-kira sudah 70 sampai dengan 80%. Tapi jika kebijakan ini diterapkan, maka kita kembali lagi pada masa sulit seperti awal-awal PSBB, dan perlu diketahui, sangat sulit untuk memulihkan kembali bisnis mall," terang Istar.

Oleh karena itu, Istar berharap pemerintah mengkaji lagi kebijakan PPKM untuk Surabaya. Ia berharap masih ada toleransi untuk penerapan PPKM di mall. (nf/ns)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 27 Februari 2021 06:11 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perdebatan Dahlan Iskan, wartawan kawakan, dengan Irwan Hidayat, pemilik pabrik jamu Sido Muncul ini menarik. Irwan Hidayat mengaku sukses karena hoki, bukan hasil kerja keras. Tapi Dahlan Iskan menolak, tak percaya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...