Petugas sedang melakukan pengerukan salah satu sungai.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dinas PU Sumber Daya Air dan Tata Ruang dan Tata Ruang (SDATR) Kabupaten Pasuruan melakukan normalisasi atau pengerukan Sungai Ketapan hingga Sungai Masangan, Rabu (20/01/21).
Normalisasi dilakukan untuk mengantisipasi luapan air pada saat hujan deras yang mengakibatkan banjir di wilayah Dusun Ketapan, Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.
BACA JUGA:
- Dilema PPPK dan Napas APBD Pasuruan: Komisi I DPRD Cari Formula 'Bensin'
- Kolaborasi Mas Rusdi dan Gus Shobih Wujudkan Pemerintahan Akuntabel di Kabupaten Pasuruan
- Pemkab Pasuruan Ajukan Revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo Rp66 Miliar ke Pemerintah Pusat
- Wabup Pasuruan Pantau GPM Serentak di Halaman Kecamatan Kejayan
Ketua Sahabat Pemuda Rembang (SPR) Dedit Lutfianto mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkab Pasuruan. Menurutnya, normalisasi memang perlu dilakukan untuk mengurangi mengembalikan kapasitas sungai yang tergerus sedimentasi.
Senada disampaikan Agus, salah satu tokoh masyarakat setempat. "Luberan air bisa terjadi karena sungai tak mampu menampung tingginya curah hujan akibat adanya pendangkalan atau sedimentasi," tukas Agus.
Perlu diketahui, normalisasi sungai itu dilakukan mulai dari pinggir Jl Raya Krian Ketapan. Panjang area sungai yang dikeruk diperkirakan 500 meter lebih.
"Intinya, kami terus melakukan upaya pengendalian. Semoga Kali Rawa Rengas ini dapat menjadi solusi bagi warga," harapnya. (ard/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




