Minggu, 07 Maret 2021 10:08

​Sembilan Kecamatan di Lamongan Masih Bersatus Zona Merah

Minggu, 24 Januari 2021 17:29 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Nur Qomar Hadi
​Sembilan Kecamatan di Lamongan Masih Bersatus Zona Merah
Ilustrasi.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Kasus baru Covid-19 masih terjadi di Lamongan. Indikasinya, masih ada sembilan kecamatan berstatus zona merah atau risiko tinggi.

Menurut Koordinator Bidang Promotif dan Preventif Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan Taufik Hidayat, zona merah tersebut menunjukkan masih adanya kemunculan kasus aktif baru di wilayah tersebut.

Di antaranya Kecamatan Babat, Pucuk, Sugio, Modo, Ngimbang, Turi, Lamongan, Tikung,  dan Karangbinangun. "Kami minta tetap menerapkan protokol kesehatan yang benar dan tidak banyak beraktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak," jelasnya, Minggu (23/1).

Dikatakan Taufik, meski secara kumulatif masih ada kasus setiap hari, namun angka kesembuhan juga cukup banyak, 21 orang. Taufik menilai ada progres positif dari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), mobilitas masyarakat di luar rumah menjadi berkurang.

Ditambahkannya, saat ini tim satgas fokus menyosialisasikan prokes dan pelaksanaan vaksin. Vaksinasi tahap pertama, sasarannya sumber daya manusia (SDM) kesehatan, yakni 5.816 Nakes plus 10 pejabat role model. Totalnya 11.680 digunakan dua kali.

"Sekarang vaksinnya masih ada di provinsi, kemungkinan pelaksanaan di daerah serentak," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Lamongan, Arif Bachtiar mengklaim parameter kasus Covid-19 yang ada di Lamongan ini sudah menunjukkan arah yang lebih baik.

Jumlah kasus aktif masih di bawah rata-rata nasional dan provinsi. "Ada parameternya, sekarang masih berlaku PPKM jilid 1,dilanjut atau tidak kami masih menunggu instruksi," ujarnya

Untuk mencukupi kebutuhan fasilitas isolasi, lanjut Arif, selain menambah bed, pihaknya juga akan  mengusulkan empat rumah sakit (RS) lapangan. Arif berharap, Lamongan tidak masuk penerapan PPKM tahap kedua.

"Tingkat kepatuhan penerapan PPKM juga tinggi, semoga menjadi pertimbangan," pungkasnya. (qom/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 07 Maret 2021 10:03 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kali ini Dahlan Iskan, wartawan kondang itu, menulis tentang ambisi Tiongkok menjadi negara nomor 1 di dunia. Mengalahkan Amerika Serikat. Pada tahun 2035. Termasuk mencaplok Taiwan. Dengan cara kekerasan sekalipun.Un...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...