Selasa, 20 April 2021 14:30

Grand Opening Resto Warung Dulang 88, Hadirkan Kuliner Bercita Rasa Tradisional yang Murmer

Kamis, 25 Maret 2021 14:03 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nanang Fachrurozi
Grand Opening Resto Warung Dulang 88, Hadirkan Kuliner Bercita Rasa Tradisional yang Murmer
Irjen Pol Drs. Adnas M.Si. memotong tumpeng saat Grand Opening Warung Dulang 88 (Wadul 88) Family Resto & Cafe.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Grand Opening Warung Dulang 88 (Wadul 88) Family Resto & Cafe yang berada di Ketintang Baru XIV/1 Surabaya berlangsung meriah, Rabu (24/3/2021) kemarin. Sejumlah tamu dari institusi Polri tampak hadir. Kebetulan owner atau pemilik Warung Dulang 88 merupakan anggota aktif di Polri.

Grand Opening Warung Dulang 88 Family Resto & Cafe baru bisa dilakukan kemarin karena pertimbangan masa pandemi Covid-19. Meski, Warung Dulang 88 Family Resto & Cafe ini sebenarnya sudah beroperasi sejak bulan Juli 2020.

Dalam sambutannya, Pemilik Warung Dulang 88 Irjen Pol Drs. Adnas M.Si. mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang sudah datang dalam grand opening ini.

"Resto Wadul 88 mengusung konsep resto cafe keluarga dan anak-anak muda milenial. Wadul 88 menyediakan tempat yang komplit, dua lantai terdiri dari ruang terbuka dan ruang tertutup, musala, dan stage perform musik," terangnya yang didampingi istri dan anaknya.

BACA JUGA : 

Menu Rame-rame Surabaya Suites Hotel Jadi Pilihan Buka Puasa Bareng Keluarga dan Rekan Kerja

Sajian Bebakaran dan Kurma Jadi Andalan Kuliner Warung Dulang 88 Sambut Ramadhan

Whiz Darmo Harapan Surabaya Tawarkan Paket Menu Buka Puasa Harga Murmer

Sambut Ramadhan, Quest Hotel Darmo Sajikan Menu Buka Puasa Masakan Tempo Dulu

Warung ini cocok bagi milenial karena memiliki banyak spot swafoto. Di pelataran pintu masuk misalnya, pengunjung akan disuguhi pemandangan beberapa mobil antik dan kuno. Kemudian di halaman parkir juga terdapat pernak pernik ornamen hiasan yang instagramable.

Untuk menu, Warung Dulang 88 menawarkan kuliner nusantara. Salah satu andalannya adalah kepala ikan kakap yang diolah menjadi Woku (kuliner khas Sulawesi Utara) dan nasi goreng wadul yang unik.

"Kalau masyarakat mengenalnya kepala kakap bumbu pedas. Tapi kalau yang tidak suka pedas juga bisa by request kok. Kan pedasnya itu anget-anget cabe dan pedasnya seberapa ya terserah keinginan pengunjungnya. Ikon kuliner ini penikmatnya mayoritas keluarga," papar Mohammad Hendra, General Operasional Warung Dulang 88 Resto & Cafe.

“Menu khas di resto ini adalah woku kepala ikan kakap. Tidak hanya itu, masakan yang lainnya juga pasti lebih enak-enak. Kebetulan saya bersama istri saya lama di Sulawesi, jadi masakannya masakan Sulawesi, Minang, Palembang, dan Jawa Barat, gabung semua rasa ada di sini. Cita rasanya bintang 5, tetapi tidak akan menguras dompet,” pungkad Adnas.

Warung Dulang 88 ini buka dari pukul 7 pagi hingga pukul 9 malam selama masa pandemi. Tetap dengan mematuhi protokol kesehatan dan untuk kapasitas pelanggan maksimal 50 orang.

Lokasi Warung Dulang 88 juga strategis. Aksesnya gampang dicapai, lantaran tak jauh dari Jalan Ahmad Yani Surabaya. (nf/rev)  

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 20 April 2021 09:05 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Banyak sekali para tokoh nasional – termasuk para dokter kondang – yang daftar menjadi relawan uji coba fase II Vaksin Nusantara. Tapi Dahlan Iskan tak lolos. Loh, mengapa?Simak tulisan wartawan kondang itu di Dis...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...