Selasa, 27 Juli 2021 23:29

Dianggap Mengandung Tripsin Babi, Kiai Asep Tolak Vaksin Jenis AstraZeneca

Minggu, 04 April 2021 20:08 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Rochmad Aris
Dianggap Mengandung Tripsin Babi, Kiai Asep Tolak Vaksin Jenis AstraZeneca
Ainul Yaqin bersama Kiai Asep.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Prof. Dr. KH. Asep Syaifuddin Chalim, M.A. tetap teguh dengan pendiriannya, tidak setuju dengan vaksin jenis AstraZeneca, karena mengandung tripsin pankreas babi. Meski demikian, ia sangat setuju dengan program vaksinasi nasional.

Penolakan Kiai Asep terhadap vaksin jenis AstraZeneca itu telah sesuai dengan penjelasan Ainul Yaqin, ahli farmasi yang bertugas di LPPOM. Ainul menerangkan, vaksin AstraZeneca memang terletak pada tripsin yang berasal dari pankreas babi.

Adapun pankreas babi adalah merupakan sebagai salah satu kompenen media yang digunakan dapat menumbuhkan bakteri e-coli.

Sebelumnya, Kiai Asep, sapaan Prof. Dr. KH. Asep Syaifuddin Chalim yang merupakan Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Internasional Amanatul Ummah di Surabaya dan Mojokerto, dan Institut KH Abdul Chalim (IKHAC) Mojokerto tersebut menegaskan bahwa vaksin AstraZeneca tidak diperkenankan divaksinkan kepada seluruh santri di pondoknya yang berjumlah 12 ribu orang.

BACA JUGA : 

Respons Keluhan Ojol Saat Pandemi Covid-19, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin

Bagikan Sembako, Gus Bara Didampingi Putra Gubernur, Kiai Asep Ungkap Kunci Sukses

Giliran Pedagang di Kawasan Bangsal, Kutorejo, dan Pungging Terima Paket Sembako dari Gus Barra

Dukung Penggunaan Garam Krosok untuk Tangkal Corona, Kiai Asep: Jangan Saling Menyalahkan

Sebab, ia menjelaskan bahwa Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 yang ditandatangani pada 16 Maret 2021 lalu, menyatakan vaksin AstraZeneca haram mubah liddoruroh, yang artinya mubah boleh dipakai apabila darurat.

"Tapi ketika daruratnya hilang, maka hukumnya haram mutlak. Karena di Ponpes Amanatul Ummah tidak ada kedaruratan, maka hukumnya haram mutlak," jelasnya.

Kiai Asep juga menegaskan bahwa ia sama sekali tidak melawan pemerintah mengenai program vaksinasi. Ia justru sangat setuju dengan pelaksanaan vaksinasi secara nasional. "Kalau vaksin yang tidak mengandung tripsin pankreas babi, silakan masuk Amanatul Ummah," tegasnya.

"Saya dari awal sangat mendukung program pemerintah pusat dan gubernur, mengenai pelaksanaan vaksinasi nasional. Namun, asalkan jangan jenis vaksin AstraZeneca," tegasnya lagi. (ris/ian)

Video Terkait

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...