Selasa, 22 Juni 2021 03:04

Polres Lamongan Ringkus 12 Pemuda Terlibat Aksi Kekerasan, di Antaranya Sempat Lawan Petugas

Senin, 26 April 2021 15:04 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Polres Lamongan Ringkus 12 Pemuda Terlibat Aksi Kekerasan, di Antaranya Sempat Lawan Petugas
Kapolres AKBP Miko Indrayana saat konferensi pers didampingi Kasat Reskrim AKP Yoan Septi Hendri. (foto: ist)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Petugas Satreskrim Polres Lamongan meringkus 12 pemuda dan anak baru gede (ABG) yang diduga terlibat aksi kekerasan di tiga tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di Lamongan. Bahkan, seorang anggota polisi juga menjadi korban kebrutalan para pemuda ini saat mencoba melerai.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menjelaskan, sebanyak 12 pemuda dan ABG itu diringkus polisi di tiga tempat kejadian perkara berbeda, yakni di Kecamatan Brondong, Paciran, dan Bluluk.

"Kami tidak memberi ruang aksi premanisme. Dari kelompok mana pun akan kami berantas. Ini komitmen kami. Kami ingin memberi jaminan keamanan kepada masyarakat, khususnya masyarakat Lamongan," katanya pada wartawan saat konferensi pers di Mapolres Lamongan, Senin (26/4/2021).

Dikatakannya, dari 12 pemuda itu di antaranya M, FF, KB, RAS yang semua masih di bawah umur ini diamankan di Kecamatan Brondong. Di Kecamatan Bluluk ada Ir, N, H, P, DK, dan DMS. Sedangkan di Kecamatan Paciran yaitu L dan Ad yang juga masih di bawah umur.

BACA JUGA : 

Status Desa Mandiri di Lamongan Meningkat, Khusnul: Alhamdulillah Sudah Tidak Ada yang Tertinggal

Wujudkan Lamongan Berkeadilan, Bupati dan DPRD Lamongan Mulai Bahas 6 Usulan Raperda

Peduli Lingkungan, Bupati Yuhronur Lakukan Pencanangan Penanaman Bambu

Secara Aklamasi, DPRD Lamongan Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020

"Masing-masing TKP tidak ada keterkaitan. Mereka melakukan aksi premanisme pada saat menjelang berbuka puasa dan waktu sahur," kata Kapolres Miko Indrayana.

Ulah belasan pemuda ini, tegas dia, sampai berani melawan petugas sehingga seorang anggota Polri jadi korban kebrutalan para pemuda tersebut. Di samping itu, kata Miko, terdapat 6 orang yang juga menjadi korban aksi premanisme para pemuda desa tersebut.

"Kami bergerak cepat dan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi aksi premanisme seperti ini," tandas Miko Indrayana didampingi Kasat Reskrim AKP Yoan Septi Hendri.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, para pelaku ini banyak yang diawali karena pengaruh menenggak miras, seperti yang terjadi di Labuhan Sedayulawas Kecamatan Brondong. Aksi kekerasan ini tidak hanya di Sedayulawas Brondong, namun juga terjadi di Paciran dan wilayah selatan Lamongan, tepatnya di Kecamatan Bluluk. "Anggota yang menjadi korban tersebut saat di TKP Sedayulawas, saat hendak melerai aksi kekerasan saat itu," ujarnya.

Selain mengamankan 12 tersangka, lanjut Miko, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang digunakan para tersangka dalam menjalankan aksinya, seperti sebatang kayu, batu, pakaian, dan barang bukti lainnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka akan dijerat Pasal 170 Ayat (2) KUHP, Pasal 214 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun. "Untuk proses persidangan bagi anak-anak di bawah umur akan diterapkan perlakuan hukumnya untuk anak," pungkasnya. (qom/zar)

Jambret Hp di Pasuruan Babak Belur Dihakimi Massa
Senin, 21 Juni 2021 23:15 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pelaku jambret seorang ibu-ibu di Kota Pasuruan, Jawa Timur, babak belur dihajar massa pada Sabtu (19/06/2021) malam kemarin. Seperti inilah rekaman video amatir milik salah satu warga, saat pelaku jambret berinisial...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Senin, 21 Juni 2021 06:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meski diblokade oleh Amerika Serikat (AS), ternyata Iran tetap berkembang. Bahkan ilmu kedokteran di negeri para mullah itu berkembang sangat dahsyat. Termasuk transplantasi hati. Dokternya, Dr Ali Malek Hossein...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...