Rabu, 04 Agustus 2021 23:08

Proyek Underpass Randuagung Tahap I Rampung, Komisi III DPRD Gresik Minta Jalan Wahidin Dibuka

Rabu, 23 Juni 2021 12:31 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Proyek Underpass Randuagung Tahap I Rampung, Komisi III DPRD Gresik Minta Jalan Wahidin Dibuka
Jalan Dr. Wahidin S.H. Kecamatan Kebomas (atas proyek Underpass Randuagung) yang masih ditutup. (foto: SYUHUD/BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Meski proyek pembangunan Underpass Randuagung tahap I di Jalan Dr. Wahidin S.H. Kecamatan Kebomas rampung dikerjakan, namun akses jalan nasional tersebut belum dibuka untuk umum usai ditutup sejak April 2020 lalu.

Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek puluhan miliar rupiah dari APBD Gresik tersebut masih belum membuka akses jalan. Jalan masih tertutup pagar seng yang membentang di dua lajur jalan dari arah Surabaya (timur) dan Lamongan (barat).

Padahal, sebelumnya DPUTR sudah berjanji akan membuka penutup jalan sehingga para pengguna jalan tak lagi melewati jalan alternatif di depan kampus Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

Kondisi ini menuai reaksi dari Komisi III DPRD Gresik yang membidangi pembangunan. "Kami minta agar akses Jalan Dr. Wahidin, tepatnya atas proyek underpass dibuka, sebab proyek tahap I sudah rampung, agar pengguna jalan tak melewati jalan alternatif lagi," ucap Ketua Komisi III Asroin Widiana kepada BANGSAONLINE.com.

BACA JUGA : 

Rankhir RPJMD Gresik 2021-2026, Proyeksi Pendapatan Rp 3,821 Triliun, Belanja Tembus Rp 4 Triliun

Kembali Lakukan Misi Kemanusiaan, AKD Manyar Bagikan 1 Ton Beras untuk Warga Terdampak

Didampingi Kadisparbud, Bupati Gus Yani Serahkan Bantuan kepada 6 Ribu Pekerja Seni

Waktu Mepet, Dispendik Gresik Kebut Rehab Sekolah Senilai Rp 20 Miliar dari DAK

"Kalau memang pembukaan akses jalan tak mengganggu pelaksanaan pekerjaan underpass tahap II, lebih baik akses jalan dibuka biar memudahkan pengguna jalan," pintanya.

Diketahui, pasca proyek Underpass Randuagung tahap I yang menelan APBD 2020 sekira Rp 5 miliar rampung dikerjakan, saat ini proyek dilanjutkan tahap II untuk penyempurnaan. Pagu anggaran proyek underpass tahap II ini juga sekira Rp 5 miliar dan saat ini masih dalam tahap pengerjaan oleh rekanan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Gresik Dianita Anggraini pada 24 April lalu menyatakan jalan nasional tersebut akan segera dibuka kembali untuk akses lalu lintas. Namun, saat ini pekerja masih membersihkan akar-akar pohon di kanan kiri jalan nasional di lokasi proyek underpass.

Menurut Dianita, nantinya juga akan dibuatkan marka jalan tengah dan fasilitas penunjang lain untuk akses lalu lintas, baik dari arah barat (Lamongan) maupun arah timur (Surabaya). "Namun demikian, pembukaan kembali akses jalan nasional tersebut masih menunggu izin dari BBJN (Balai Besar Jalan Nasional)," tuturnya.

Pantauan BANGSAONLINE.com, bahwa marka jalan telah rampung dikerjakan. Jalan tersebut juga sudah bersih dan layak digunakan untuk para pengguna jalan.

Sekadar informasi, proyek Underpass Randuagung tahap I berupa pembangunan terowongan dengan tinggi 4,7 meter dengan lebar 7,2 meter. Dari luas itu, lebar jalan dibuat 5,9 meter dan trotoar 1,5 meter. (hud/zar)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...