Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar apel pelepasan bantuan sosial (bansos) 30 ton beras bagi masyarakat terdampak Covid-19, di depan Kantor Pemkab Jember, Senin (28/6/2021).
"Pemkab Jember sendiri sudah melakukan program vaksinasi gratis baik bagi masyarakat umum maupun lansia. Kegiatan ini dilaksanakan di Lippo Mall, rumah sakit daerah, serta seluruh puskesmas dan tempat-tempat lain yang sudah ditentukan oleh satgas," ujar Bupati Hendy.
"Yang terbaru, Dinas Kesehatan Kabupaten Jember memfasilitasi seribu swab antigen gratis untuk klaster dari 23 kasus aktif, yakni tepatnya pada hari Sabtu tanggal 26 Juni 2021 di sepuluh titik lokasi," katanya.
Bupati Hendy menuturkan, swab antigen tersebut merupakan upaya ikhtiar untuk menanggulangi dan menekan penyebaran Covid-19. Di samping strategi pelacakan (tracing), testing (pengujian), dan treatment (perawatan).
"Pelaksanaan pencegahan penyebaran Covid-19, tentunya sesuai yang kita harapkan apabila ada sinergisitas dan solidaritas antara masyarakat dan segenap pihak terkait. Oleh karena itu, saya mengajak segenap unsur terkait untuk bahu-membahu untuk melaksanakan peran dan tugas masing-masing. Juga kepada segenap elemen masyarakat Jember mari kita bersama-sama berjuang dalam menghadapi pandemi ini," ajak orang nomor satu di Pemkab Jember itu.
Pada kesempatan itu, Bupati Hendy yang didampingi Wakilnya Gus Firjoun juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi serta pengusaha yang ikut peduli membantu masyarakat terdampak Covid-19. Diketahui, Yayasan Buddha Tzu Chi menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19.
"Ini adalah wujud sinergi dalam menghadapi pandemi seperti sekarang. Bantuan ini tepat sekali, saat ini Covid-19 sedang naik. Tentunya bantuan ini sangat diharapkan oleh masyarakat kami, mudah-mudahan ini meringankan beban mereka (penerima bansos) yang saat ini ekonomi sedang menurun," ucapnya.
Bupati Hendy menjelaskan bahwa bansos tersebut akan diberikan kepada masyarakat yang berkategori paling terdampak. "Seperti saat ini di Kecamatan Sumberjambe, di sana zona merah," ungkapnya.
Dalam realisasinya, Bupati Hendy melibatkan berbagai unsur pemerintahan, mulai dari camat, lurah, serta TNI dan Polri. "Saya mengapresiasi atas kinerja TNI dan Polri, peran dan kiprahnya dalam ikut mengawal pemerintahan di Jember sangat luar biasa," pungkasnya.
Hadir dalam apel tersebut, yakni Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi beserta pengusaha dan Yayasan Buddha Tzu Chi. (yud/eko/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




