Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Bupati Lamongan Lakukan Ini

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Bupati Lamongan Lakukan Ini Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat meninjau persiapan tim.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama jajaran TNI-Polri meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan terhadap potensi berbagai jenis bencana hidrometeorologi pada musim penghujan tahun ini.

Berdasarkan data BMKG, musim hujan saat ini mengalami peningkatan intensitas curah hujan karena fenomena anomali cuaca, dengan ditandai munculnya la nina yang dapat memicu peningkatan curah hujan hingga 20 sampai 70 persen.

Bupati , Yuhronur Efendi, mengerahkan semua unsur aparat untuk melakukan sejumlah langkah pencegahan dan mitigasi terhadap peningkatan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, angin puting beliung hingga badai tropis lainnya. Ia menuturkan, intensitas bencana alam hidrometeorologi yang masih terus terjadi dan ada kecenderungan meningkat eskalasinya karena dipengaruhi perubahan iklim global. 

“Melihat besarnya ancaman bencana alam hidrometeorologi tersebut, kita perlu terus meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat ini akan memasuki musim penghujan. Di mana berdasarkan data dari BMKG wilayah Jawa Timur, musim penghujan sebagian besar akan terjadi pada bulan November, dan puncaknya akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari tahun 2022,” ujarnya, Senin (25/10).

Simak berita selengkapnya ...