Deklarasi Anti Narkoba dan Cinta NKRI digelorakan oleh seluruh Forkopimda Jawa Timur serta dari berbagai elemen masyarakat dari wilayah Malang Raya, Pasuruan serta Probolinggo.
KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Deklarasi Anti Narkoba dan Cinta NKRI digelorakan oleh seluruh Forkopimda Jawa Timur serta dari berbagai elemen masyarakat dari wilayah Malang Raya, Pasuruan serta Probolinggo di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Senin (30/05/2022).
Forkopimda Jawa Timur melalui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sangat berterima kasih atas komitmen bersama dan bergerak aktif dalam menjaga diri dan tidak mendekati narkoba serta Anti Narkotika dan Cinta NKRI.
BACA JUGA:
- BNN Tangkap Dua WN Rusia di Bali, Sita 7,8 Kilogram Hashish Jaringan Internasional
- Raih 1.139 Prestasi Dalam Setahun, MAN 2 Kota Malang Masuk Program Garuda Transformasi 2026
- Salurkan Rp1,8 Miliar, Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih Pilar Sosial di Kota Kediri
- Ungkap Kasus Peredaran Narkoba, Polresta Sidoarjo Amankan 25 Tersangka
"Intinya kalau ingin sehat, kalau ingin sukses, kalau ingin Indonesia makin hebat dan makin maju, jauhi narkoba,” ucap Khofifah Indar Parawansa.
“Jangan coba-coba menggunakan narkoba dan itu salah satu wujud bahwa kita cinta Indonesia," ujarnya
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, dengan saling bekerja sama adalah cara utama menghadapi bahaya narkoba. Begitu pula dengan intoleransi, radikalisme dan terorisme caranya pun sama dengan tetap mengutamakan kerja sama.
"Dengan kita pakai ikat kepala bendera Merah Putih, nganggo bendera Merah Putih iku onok maknane (pakai bendera Merah Putih it ada maknanya) Merah artinya Wani (Berani), Putih artinya Suci. Jadi niat kita harus selalu mewujudkan Merah Putih di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” tegas Irjen Pol Nico Afinta.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




