Misalnya, Rois Syuriah NU Sidoarjo KH Rofik Sirodj yang mengatakan kalangan NU Sidoarjo lebih sepakat jika Saiful Ilah dan HMG. Hadi Sutjipto (SUCI) dilanjutkan. “Kalau saat ini kepemimpinan SUCI baik, tentunya harus dilanjutkan,” ujarnya.
Ditambahkan, setiap akan ada gawe besar seperti Pilkada, Kiai Rofik mengaku selalu bersilaturahmi ke kiai-kiai yang duduk di kepengurusan PCNU maupun kiai kampung. Selain itu, Gus Rofik-sapaan KH Rofik Sirodj mengaku juga menyaring aspirasi dari birokrat yang selama ini dipimpin SUCI.
“Saya sudah bertemu dengan kiai-kiai, diantaranya KH Sholeh Kosim. Dan beliau-beliau sepakat SUCI tahap II diteruskan,” jelasnya.
Gus Rofik juga mengakui ada keinginan dari PKB untuk memajukan kader muda mendampingi Saiful Ilah sehingga terjaga kesinambungan kepemimpinan di Sidoarjo yang berpihak pada nahdliyyin. Namun, sambung Gu Rofik, kader muda PKB di tingkatan Sidoarjo belum terbukti meskipun beberapa kader muda yang kini menduduki posisi strategis di pemerintahan. Bahkan, Gus Rofik sudah bertemu dengan dewan syuro DPD PKB Jatim membahas masalah itu.
“Awalnya memang ngotot kader muda yang akan diajukan. Tapi setelah saya jelaskan akhirnya bisa memahami untuk mendukung SUCI tahap II,” ujarnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo H. Nur Achmad Syaifudin mengatakan jika aspirasi yang ada menjadi masukan bagi partai. Terutama aspirasi dari kiai-kiai Sidoarjo. Kendati demikian, semua keputusan sepenuhnya berada di DPP PKB. “Ada aspirasi yang menginginkan kader muda PKB yang mendampingi Pak Saiful. Adapula yang tetap Pak Saiful tetap bersama Pak Tjip (Hadi Sutjipto,red). Tapi semua tergantung DPP,” tandasnya. (sta/sho)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




