Reboisasi menjadi salah satu cara mencegah pemanasan global (Pexels)
Suhu bumi yang naik dapat mengakibatkan sejumlah dampak buruk bagi ekosistem dan lingkungan karena adanya perubahan iklim dunia.
Mencairnya glasier dan es di kutub menjadi salah satu dampak yang ditimbulkan dari pemanasan global. Proses ini akan menyebabkan tingginya permukaan air laut dan membuat sebagian wilayah terendam air laut.
Contoh dampak buruk lainnya dari pemanasan global adalah seperti hilangnya terumbu karang, kepunahan berbagai spesies, curah hujan yang tinggi, kegagalan panen, hingga penipisan lapisan ozon pada atmosfer bumi.
Bagaimana cara kita dapat menanggulangi pemanasan global?
Berbagai cara dapat kita lakukan untuk menanggulangi permasalahan yang sudah sejak lama ini. Salah satunya adalah dengan menekan penggunaan bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak. Pasalnya, pemakaian bahan bakar fosil merupakan penyebab terbesar tingginya kadar CO2 di bumi.
Kemudian dengan melakukan reboisasi, yaitu proses penghijauan kembali hutan yang telah gundul dan memperluas lahan hijau. Dengan begitu, tumbuhan akan menyerap CO2 dan memangkas dampak pemanasan global. Gerakan Satu Juta Pohon juga merupakan upaya untuk penyelamatan hutan dan pelestarian lingkungan.
Mengurangi penggunaan pemakaian plastik yang seminimal mungkin untuk menghindari tumpukan limbah plastik yang bisa menciptakan gas metana. Selain itu, sulitnya limbah plastik yang terurai oleh lingkungan bisa menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan atau kesehatan tubuh. (git)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




