Hadratussyaikh Liburkan Ngaji Tiap Selasa, Kenapa? Ini Kata Gus Kikin, Pengasuh Pesantren Tebuireng

Jadi, dengan tanah yang dibeli itu Hadratussyaikh bisa mengajarkan ilmu pertanian pada masyarakat secara baik dan mandiri, sehingga mereka tidak lagi menyewakan tanahnya kepada pabrik gula dengan harga murah.

“Tiap hari Selasa, Kiai Hasyim Asy’ari turun ke desa, mengajari masyarakat untuk bertani,” kata Gus Kikin. 

Nah, ilmu pertanian dari Hadratussyaikh itu akhirnya membuat para petani bisa bercocok tanam di sawahnya dengan baik. Bahkan ilmu pertanian itu kemudian menginspirasi dan menular pada para petani secara luas sehingga mereka bisa bertani secara mandiri.   

Jadi, Hadratussyaikh tiap hari Selasa turun ke sawah mengajari para petani bercocok tanam atau bertani secara baik.  


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: