Tiga organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Kabupaten Pamekasan saat memperingati hari sumpah pemuda di Monumen Arek Lancor.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Dalam memperingati hari sumpah pemuda, tiga organisasi mahasiswa di Kabupaten Pamekasan kompak berkumpul di Halaman Monumen Arek Lancor Pamekasan, Sabtu (28/10/2023).
Mereka terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Dalam kesempatan itu, mereka kompak menyoroti permasalahan yang terjadi di Kabupaten Pamekasan.
BACA JUGA:
- Lepas Keberangkatan 1.384 Jamaah Haji, Bupati Pamekasan Tekankan Hal ini
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- KPK Sidak Dokumen Seluruh OPD di Pamekasan, RSUD Smart Jadi Lokasi Pemeriksaan
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
Mulai dari galian C yang disampaikan langsung Ketua PC PMII Pamekasan, janji Pemkab Pamekasan tentang kesejahteraan petani yang disampaikan Ketua HMI Pamekasan, dan permasalahan nelayan yang disampaikan oleh Sekretaris GMNI Pamekasan.
"Kami dari organisasi masing-masing menyuarakan atau kawalan yang selama ini kita lakukan. Dari GMNI kami tetap konsisten pada hari ini bahwa persoalan petani dan nelayan di Kabupaten Pamekasan belum selesai," kata Suhada', Sekretaris GMNI Pamekasan.
Sementara Ketua PMII Pamekasan Homaidi menegaskan bahwa dirinya tetap tegak lurus untuk mengungkap galian C ilegal yang meresahkan di Kabupaten Pamekasan.
"Ini merupakan suntikan awal bagi kami, dan kami sudah dari awal konsisten dari tahun peralihan kepemimpinan sampai sekarang, PC PMII Pamekasan mengawal persoalan tambang ilegal yang berada di Kabupaten Pamekasan," tuturnya.






