Petugas saat olah TKP lokasi kejadian. (foto: detik)
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Ndog Banteng, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan digegerkan dengan kematian Kholik (35 tahun). Kholik yang merupakan juragan perak, ditemukan tewas mengenaskan dengan luka parah di bagian leher belakang dan kepala.
Kejadian tersebut berlangsung di sebuah ruko milik korban, yang berada di Plaza Bangil, Kabupaten Pasuruan.
BACA JUGA:
- Kronologi Tewasnya Wanita di Jombang yang Mayatnya Ditemukan Membusuk, Pelaku Kabur ke Lampung
- Pembunuhan di Depan Masjid Agung, Wabup Pamekasan Minta Gencarkan Patroli dan Pasang CCTV
- Polres Pamekasan Selidiki Kasus Tewasnya Pria dan 2 Luka-Luka di Depan Masjid Agung
- Isi BBM Eceran, Pria di Probolinggo Dibacok Hingga Tewas
Sejumlah tetangga ruko korban yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) menceritakan, saat itu korban seharian tidak terlihat aktifitasnya. Padahal, korban yang dikenal supel ini biasanya selalu saja terlihat gerak-geriknya.
"Tiba-tiba, ada sebagian warga yang melihat, kalau dalam lapak pertokoan milik korban tersebut penuh dengan bercak darah berceceran," ucap Jaelani tetangga ruko saat di lokasi, Sabtu (11/7) dini hari.
Sementara Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Choirul Hidayat mengatakan, bahwa diduga sebelum dibunuh korban terlebih dulu melakukan perlawanan kepada pelaku. Itu terlihat dari adanya luka sayat di beberapa bagian tubuhnya.
"Ada luka sayat bekas senjata tajam di bagian leher belakang dan kepala korban. Diduga korban melakukan perlawanan saat pelaku melakukan aksinya," terangnya.
Dia menambahkan, dugaan sementara motif dari peristiwa pembunuhan ini adalah perampokan. Sebab selain membunuh korban, sejumlah perak kikir yang biasa dijual korban di rukonya itu juga raib dibawa pelaku.
"Selain itu pelaku juga berhasil membawa uang tunai milik korban, yaitu sebesar Rp 20 juta serta 12 kilogram perak kikir. Semoga dalam waktu dekat, kami bisa segera menangkap pelakunya," pungkasnya. (bmg/psr/sta/lan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




