Bupati Jember, Hendy Siswanto, saat memberi pemaparan.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Bupati Jember, Hendy Siswanto, mempresentasikan Budaya Jember di Anugerah PWI 2024 dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2024 di Jakarta. Presentasi itu untuk mengenalkan budaya Jember yang indentik dengan sebutan Pandalungan.
"Pakaian yang kami kenakan ini adalah kekuatan budaya dari Jember," kata Hendy, Kamis (4/1/2024).
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Ia menjelaskan, Jember memiliki keunikan budaya karena adanya suku Madura dan Jawa yang bisa hidup berdampingan. Hal tersebut menjadi budaya Pandalungan yang saat ini menjadi ciri khas masyarakat Jember.
"Contohnya ini gambar harimau di baju yang saya pakai ini," tuturnya.
Hendy pun mengatakan bahwa gambar di pakaiannya dilukis oleh salah seorang pelaku UMKM di Alun-Alun Jember. Begitu juga dengan gambar lainnya.
"Jadi mulai gambar tembakau, logo Jember Kueren, hingga tulisan Wes Wayahe UMKM & Wisata Jember Kueren," ucapnya.
Selain itu, budaya Jember juga dikemas dengan baik dalam perhelatan Jember Fashion Carnaval (JFC). Selama 21 tahun digelar, ada banyak multiplier effect termasuk perekonomian dalam acara ini.
Bahkan, JFC tercatat menjadi salah satu di antara 3 festival terbesar di dunia. Jember terpilih menjadi pemenang kategori Kebudayaan dalam Anugerah PWI di HPN 2024 yang nantinya penghargaan bakal diterima bupati pada 9 Februari mendatang. (aji/yud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




