![Peresmian Sekber Gus Barra, Kiai Asep: Tak Boleh Ada Orang Miskin di Mojokerto Peresmian Sekber Gus Barra, Kiai Asep: Tak Boleh Ada Orang Miskin di Mojokerto](/images/uploads/berita/700/0305397766ba998ef9ca9eb23aec696f.jpg)
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Para pendukung dan relawan calon bupati Mojokerto Dr Muhammad Al Barra (Gus Barra) meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) Dukungan Gus Barra di Jalan Airlangga Mojosari Mojokerto, Ahad (19/5/2024) malam.
Hadir dalam acara itu para pimpinan partai politik Mojokerto. Antara lain Ketua PDIP Achmad Anwar, Ketua Golkar Winajat, Ketua Demokrat Haji Sholeh, Ketua Nasdem Suwandi Firdaus dan juga perwakilan pengurus Gerindra, PAN dan partai lain.
Baca Juga: Hearing Komisi I DPRD Mojokerto: Polemik Aturan Pemberhentian 3 Kasun Desa Wotanmasjedong
Dalam acara yang dimeriahkan penyanyi dangdut koplo M Shodiq atau Cak Shodiq itu hadir semua elemen pendukung dan relawan, seperti relawan Bela Kiai dan Santri (Bekisar) dan lainnya.
Selain itu tentu saja Gus Barra, Muhammad Habibur Rochman (Gus Habib, adik Gus Barra yang lolos sebagai anggota DPR RI) dan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, ayahanda Gus Barra.
Kiai Asep adalah pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto.
Baca Juga: Aklamasi, Miftahudin Terpilih sebagai Ketua PKD Mojokerto, Kiai Asep: Harus Jadi Contoh
Saat menyampaikan sambutan Kiai Asep mengatakan bahwa peresmian Sekber Dukungan Gus Barra ini sangat penting. Karena selain menjadi tempat konsolidasi para pendukung atau relawan, posko juga menjadi tempat penampungan aspirasi masyarakat sehingga Gus Barra tahu keluh kesah rakyat yang akan dipimpinnya.
Karena itu Kiai Asep mengaku akan membuka posko lagi untuk pemenangan Gus Barra.
“Nanti kita buka dua posko lagi,” tegas Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.
Baca Juga: Kiai Yusuf Hasyim Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional: Kiai Militer Berbasis Pesantren
Rencananya posko kedua dan ketiga itu di Bangsal dan Dawar Belandong.
“Di utara sungai itu ada relawan yang menyerahkan rumah sangat besar dan luas agar dijadikan posko Mas Barra,” kata Kiai Asep kepada BANGSAONLINE usai memberikan sambutan peresmian Sekber Dukungan Gus Barra di Mojosari itu.
Yang menarik, Kiai Asep sempat memperhatikan para penyanyi atau artis dan qori yang tampil dalam acara peresmian Sekber Gus Barra. Menurut Kiai Asep, mereka punya potensi tapi terlantar.
Baca Juga: ICORCS 2025 UAC, Syaikh Mesir Apresiasi Kiai Asep dan Khofifah sebagai Tokoh Perubahan Jatim
“Vokal mereka bagus tapi tak ada pembinaan,” kata Kiai Asep.
Cak Shodiq saat tampil dalam acara peresmian Sekretariat Bersama Dukung Gus Barra di Jalan Airlangga Mojosari Mojokerto, Ahad (19/5/2024) malam. Foto: bangsaonline
Baca Juga: Buka ICORCS 4th 2025 UAC, Khofifah Optimistis Lahirkan Manfaat dan Solusi Masyarakat
Kiai Asep juga menyinggung soal olahraga, terutama sepak bola.
“Dulu banyak pemain nasional dari Mojokerto. Tapi sekarang tenggelam. Karena tak ada pembinaan,” kata Kiai Asep.
Begitu juga tentang pendidikan. Menurut Kiai Asep, kualitas pendidikan di Mojokerto masih jauh dari harapan ideal. Padahal, tegas Kiai Asep, sekolah Amanatul Ummah yang dipimpinnya, justeru mempunyai reputasi dan prestasi nomor satu di Indonesia.
Baca Juga: Semarak Resepsi Pernikahan Putri Kiai Asep
Jadi, masih banyak sekali masalah yang harus dibenahi di Mojokerto.
Menurut Kiai Asep, Gus Barra mengemban misi dan cita-cita besar yaitu Mojokerto maju, adil dan makmur.
“Karena itu dalam pemerintahan Gus Barra nanti tak boleh ada orang miskin di Mojokerto,” tegas Kiai Asep yang populer sebagai kiai miliarder tapi dermawan.
Baca Juga: Pratikno, Gus Irfan, Mahfud MD, Khofifah, 4 Syaikh Mesir Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Kiai Asep
Kiai Asep juga mengatakan bahwa di Mojokerto tak boleh ada orang sakit tak tertangani atau tak terlayani seperti selama ini. Ia mengaku sedih ketika mendengar informasi bahwa ada warga masyarakat Mojokerto sakit dan ibu hamil mau melahirkan panik karena BPJS-nya tak aktif akibat belum dibayar atau tak dibayar oleh pemerintah.
“Juga tak boleh ada rumah warga tak layak huni,” tegasnya.
Kiai Asep mengaku sudah menyiapkan program pribadi untuk merenovasi rumah-rumah tak layak huni dengan uang pribadi.
Baca Juga: Apa Souvenir untuk Menteri, Kiai dan Syaikh Al Azhar, Resepsi Pernikahan Putri Kiai Asep Hari Ini
“Bedah rumah itu nanti gak pakai APBN atau APBD,” katanya.
Karena itu Kiai Asep minta kepada para relawan Gus Barra agar benar-benar bekerja keras untuk memenangkan Gus Barra. Sehingga cita-cita besar: Mojokerto maju, adil dan makmur terwujud.
“Ini memang motto Mas Barra,” tegas Kiai Asep.
Kiai Asep juga mengingatkan Bupati Ikfina Mojokerto Fahmawati yang saat kampanye Pilbub menyatakan hanya akan menjabat satu periode.
"Bu Ikfina beberapa kali menyatakan di beberapa tempat bahwa ia hanya akan menjabat bupati satu periode karena hanya akan mengantarkan adiknya yaitu Mas Barra sebagai bupati," kata Kiai Asep yang saat itu menganggap Ikfina dan Gus Barra sama-samasebagai anaknya.
Ia berharap Ikfina menepati janjinya dengan meniru langkah politik kerajaan Mapajahit. Yaitu Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi yang hanya mengantarkan putranya, Hayam Wuruk, menjadi raja.
Menurut Kiai Asep, saat Hayam Wuruk berkuasa inilah kerajaan Majapahit mengalami kejayaan.
"Dengan dikawal Gajah Mada terwujud nusantara," kata Kiai Asep.
Ia berharap Ikfina mendengar seruan ini.
"Agar ini menjadi nasehat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News