Tidur Tidak Teratur Jadi Faktor Risiko Diabetes? Ini Faktanya

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pola tidur yang tidak teratur memiliki risiko 34 persen lebih tinggi terkena diabetes. Sedangkan pola tidur yang teratur bisa mengurangi risiko diabetes.

"Penelitian kami menemukan faktor gaya hidup yang bisa diubah, yaitu pola tidur yang membantu menurunkan risiko diabetes. Pola tidur yang konsisten sangat penting sebagai salah satu strategi pencegahan diabetes," ujar ketua peneliti Sina Kianersi PhD.

Para peserta dalam penelitian tersebut menggunakan alat akselerometer untuk memantau pergerakan selama 7 malam. Lalu, para peserta dipantau selama 7,5 tahun untuk melacak perkembangan diabetes melalui rekam medis.

Meski demikian penelitian ini memiliki keterbatasan, yaitu beberapa informasi gaya hidup yang dipakai dalam studi dikumpulkan 5 tahun sebelum studi akselerometer dimulai.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: