Ilustrasi.
"Sejak saya lahir, yang menjadi masalah mendasar rakyat Sampang, setiap bupati belum bisa mengatasi banjir, termasuk H. Idi (Slamet Junaidi) selama menjabat bupati tidak bisa menanggulangi banjir," kata salah seorang warga setempat, Arman Purwana, saat dikonfirmasi.
Luapan Sungai Kalikamuning perlu diwaspadai ketika hujan. Pada awal Desember 2020, Bupati Sampang, Slamet Junaidi, melakukan inspeksi ke Sungai Kalikamuning.
Dalam kegiatan itu, ditemukan bahwa pompa air yang berada di Sungai Kalikamuning dalam keadaan rusak. Pada lawatannya di 2020 silam seperti yang diberitakan, Slamet Junaidi memprioritaskan pembenahan pompa air.
Kendati demikian, banjir masih jadi masalah yang serius di Sampang hingga saat ini. Selain masalah pompa air, pengadaan air bersih melalui PDAM Sampang sangat buruk.
Padahal, di bawah kepemimpinan Slamet Junaidi pada 2022, Pemkab Sampang berutang kepada Bank Dunia sebesar Rp60 miliar.
Hingga berita ini diterbitkan, pelanggan PDAM masih terkendala air yang tersendat. Air didapati hanya keluar 2 hari, dan 4 hari lainnya air mati. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




