Rapat paripurna DPRD Tuban bersama pemkab guna membahas 6 raperda eksekutif dan 4 raperda inisiatif.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menggelar rapat paripurna dengan agenda membahas 10 rancangan peraturan daerah (raperda) bertempat di ruang paripurna DPRD setempat, Rabu (21/8/2024).
Sepuluh raperda yang dibahas tersebut adalah 6 raperda eksekutif dan 4 raperda inisiatif.
BACA JUGA:
- DPRD Tuban Dorong Penguatan Gerakan Literasi, Soroti Minimnya Pemahaman Demokrasi Pelajar
- Jadi Pemateri di Unirow, Gaguk Sudarmo Ajak Pelajar Tuban Melek Demokrasi Sejak Bangku Sekolah
- Pemkab Tuban Raih WTP 11 Kali Beruntun, Ketua DPRD Minta Pemkab Pertahankan Tren Positif
- Pemkab Tuban Salurkan 42 Hewan Kurban, Dibagikan ke Kecamatan hingga Ormas
Perinciannya, Raperda tentang Desa Wisata, Raperda Perubahan atas Perda nomor 6 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Kemudian, Raperda Perubahan Kedua atas Perda nomor 25 tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, dan Raperda Perubahan Kedua atas Perda nomor 6 tahun 2015 tentang Kepala Desa.
Selain itu, Raperda usulan DPRD Tuban di antaranya tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkoba, Penyelenggaraan Reklame, Optimalisasi Penyelenggaran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Perlindungan dan Pengelolaan Lindungan Hidup Kabupaten Tuban tahun 2025- 2025, Persetujuan Lingkungan, serta Pemberian Fasilitas/Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal.
Ketua DPRD Tuban, Mohammad Miyadi, menyatakan agenda ini sebenarnya sempat tertunda, yaitu saat laporan panitia khusus (pansus) 1, 2, 3 dan 4 tentang 10 raperda 2024.
Usai melalui pembahasan dan kajian, ada 1 raperda yang menurut kesimpulan pembahasan belum dapat dilanjutkan. Lalu, raperda itu diminta untuk dibenahi serta dimasukkan dalam rencana raperda 2025.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




