Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah-Emil Dardak.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan kesiapannya untuk menghadapi debat perdana yang akan dihelat pada 18 Oktober mendatang. Ia menegaskan, pihaknya bersama dengan Emil Dardak terus berkoordinasi menjelang adu gagasan bersama 2 paslon lainnya, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim dan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta.
“Saya dan Mas Emil terus koordinasi secara teknis dan kualitatif. Kita tidak pernah underestimate tentang apa yang harus kita siapkan,” kata Khofifah saat diwawancarai awak media usai menyapa pedagang di Pasar induk Keputran, Kamis (10/10/2024).
BACA JUGA:
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
“Bismillah, InsyaAllah kami siap tampil prima pada Pilgub Jatim perdana nanti. Kalau persiapan khusus tidak ada tapi bahwa, terkait data capaian program itu sudah seperti makanan kami sehari-hari,” tuturnya menambahkan dengan yakin.
Debat paslon Pilgub Jatim perdana akan diselenggarakan KPU dengan mengangkat tema kebutuhan dasar dan kesejahteraan masyarakat. Di mana dalam tema ini mencakup bahasan sektor pendidikan, kesehatan, kependudukan, dan kedaulatan pangan.
Sebagai paslon petahana, Khofifah meyakini dalam menghadapi debat menjadi momentum yang pas dalam memaparkan capaian lima tahun memimpin Jawa Timur serta visi misi ke depan maupun capaian keberhasilan yang telah dilakukan di periode pertama
“Temanya pendidikan , kesehatan, kependudukan dan ketahanan pangan. Insya Allah kita sudah melakukan berbagai program yang hasilnya cukup signifikan. Misalnya di bidang pendidikan, yang dalam kewenangan Pemprov adalah SMA, SMK dan SLB,” paparnya.
“Alhamdulillah kita lima tahun berturut-turut karena sampai dengan Maret 2024 siswa SMA Jawa Timur yang diterima perguruan tinggi negeri dengan dan tanpa tes menjadi yang tertinggi nasional baik reguler maupun KIP Perguruan Tinggi,” imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




