Pj Gubernur Jatim saat memberi sambutan dalam rapat koordinasi Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono, optimistis pelaksanaan pesta demokrasi serentak di 38 kabupaten/kota maupun provinsi berjalan aman, lancar, dan damai. Hal ini dikuatkan dengan kerja sama dan kesiapan Forkopimda baik dari sisi TNI, Polri, Kejaksaan Tinggi, Badan Intelejen Negara (BIN), hingga dukungan kepala daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat memberi sambutan dalam Rapat Koordinasi Forkopimda Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jatim, Rabu (16/10/2024). Adhy mengungkapkan, kerja sama yang solid dari Forkopimda ini akan memberikan kepastian mitigasi dan antisipasi kerawanan, keamanan dan kepastian hukum, sehingga pelaksanaan Pilkada serentak akan berjalan aman, lancar dan kondusif.
BACA JUGA:
- Sosialisasi Bakesbangpol Jatim di Pamekasan: Perangi Narkoba dan Premanisme
- Menyambut Pemimpin Baru, Ini Daftar Kepala Daerah Jawa Timur yang Bakal Dilantik Presiden Besok
- KPU Kabupaten Kediri Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024
- DPD RI Dukung Penuh Pembaruan Sistem Perundang-Undangan dengan Pendekatan Lebih Kolaboratif
"Kita punya pengalaman bersama, bahwa Pileg dan Pilpres digelar bersamaan pada Februari. Saya kira, saat ini kita menghadapi situasi yang sama," ucapnya.
Dari antisipasi Kapolda dalam mitigasi peta kerawanan, Pangdam dalam mendukung keamanan, Kajati dalam memberikan kepastian hukum serta Kabinda yang memberikan informasi khusus, suara udara sehingga kami bisa waspada. Kami sangat yakin dengan kesiapan Pilkada serentak 2024 ini," imbuhnya.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan, pada saat Pileg dan Pilpres itu, Jatim selalu diwanti-wanti akan adanya potensi kerawanan. Tetapi yang terjadi semua berjalan aman dan lancar, "Ini berkat kerjasama semua pihak, baik forkopimda provinsi maupun kabupaten/kota serta KPU dan Bawaslu."
Selain aman dan lancar, partisipasi pemilih dalam Pilpres 2024 juga mengalami kenaikan dari 82,5 persen menjadi 84 persen, membuktikan keberhasilan Jatim dalam menyelenggarakan pemilu 2024. Adhy pun berharap, partisipasi pemilih dalam Pilgub Jatim juga mampu mencapai 84% sama dengan Pilpres 2024. Maka ini membutuhkan perjuangan yang besar dalam menyosialisasikan Pilkada 2024.
"Saat ini bagaimana kita menghadapi 27 November 2024. Pilkada serentak memang beda dengan Pilpres 2024. Memilih gubernur sekaligus 29 bupati dan 9 wali kota," ujarnya.






