BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Pj Bupati Bangkalan Arief M Edie menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Bangkalan dan awak media massa atas insiden pelarangan puluhan wartawan yang akan meliput Opening Ceremony POPDA XIV di Stadion Gelora Bangkalan.
Selain Pj Bupati, Wawan Kuncoro Kadispora Jatim, Ahmad Ahadiyan Kadispora Bangkalan dan Alifuddin mewakili Event Organizer juga membuat video permintaan maaf secara terbuka.
BACA JUGA:
- Sentuhan TMMD ke-128 Bangkalan di Rumah Pak Anis Hidupkan Asa di Tengah Kesederhanaan
- Polres Bangkalan Ringkus 5 Mafia Solar, Berawal dari Tumpahan Minyak yang Resahkan Warga
- Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Bangkalan, Tekankan Agar Bedah Rumah Tepat Sasaran
- Hari Otoda ke-30 Tahun, Gubernur Jatim: Momentum Perkuat Sinergi
Kadispora Jatim melalui video meminta maaf atas kekhilafan yang dilakukan pihaknya sehingga para wartawan yang mendapat undangan tidak bisa meliput di acara pembukaan tersebut.
"Menyadari keterbatasan, terjadinya komunikasi, mis koordinasi, sehingga terjadi ketidak nyamanan seluruhnya yang hadir," ucapnya pada video yang dilihat BANGSAONLINE
Kata Kuncoro, hal itu semua karena terjadinya miskomunikasi dan koordinasi di timnya, sehingga mengakibatkan ketidaknyamanan saat pelaksanaan pembukaan POPDA XIV dan Paperpeda 2024 di Bangkalan.
"Memang media tidak mempunyai akses yang cukup, sehingga tidak bisa masuk ke stadion," tuturnya






