Konferensi IV PWI Pamekasan, Hairul Anam Resmi Jabat Ketua Periode 2025-2028

Konferensi IV PWI Pamekasan, Hairul Anam Resmi Jabat Ketua Periode 2025-2028 Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim (tengah) bersama Calon Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam (kiri) dan Prengky Wirananda (kanan) dalam Konferensi IV PWI Pamekasan

PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan menggelar konferensi IV di Ruang Rato Ebhu Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Pemkab Pamekasan Senin (20/1/2025).

Konferensi tersebut dipimpin Wakil Ketua Bidang Keorganisasian PWI Jawa Timur, Machmud Suhermono, disaksikan Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, serta anggota PWI Pamekasan.

Salah satu agenda konferensi IV tersebut memilih ketua PWI Pamekasan dari dua kandidat yang ada. Yakni, Hairul Anam dan Prengki Wirananda.

Dari pemungutan suara, Hairul Anam berhasil menang dengan perolehan sebanyak 9 suara. Sedangkan Prengky Wirananda mendapatkan dukungan 4 suara, serta 1 suara dinyatakan sah.

Di kesempatan tersebut, Hairul Anam menyampaikan visinya saat menjabat ketua PWI Pamekasan periode 2025-2028.

Kedepannya ia akan meningkatkan status keanggotaan PWI dari Calon Anggota Muda ke Anggota Muda, hingga akhirnya menjadi Anggota Biasa.

"Sudah menggelar OKK (Orientasi Keluarga Komunikasi) sebagai prasyarat berdasarkan PD/PRT. Setelah PWI Pamekasan sukses menggelar OKK, PWI Jatim memfasilitasi form keanggotaan, berkas sudah diproses di PWI Jatim dan tinggal dikawal sampai tuntas," katanya.

Bahkan, dia berencana akan menggelar UKW guna meningkatkan kompetensi anggota dan perbaikan status verifikasi Dewan Pers terhadap media tempat anggota PWI Pamekasan bekerja.

"Sudah koordinasi dengan Komisi I DPRD Pamekasan dan Pemkab Pamekasan guna mensupport misi ini," kata Hairul Anam.

Lebih lanjut, Anam juga akan terus mensinergikan dengan pemerintah daerah maupun pemerintah Jatim untuk memajukan provinsi Jawa Timur Sebagai mana keinginan masyarakat

"Saya membawa spirit persatuan, sesuai nama organisasi kita; Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Seperti apa pun dinamikanya, kita tetap menjadi satu kesatuan. Kita bukanlah siapa-siapa sampai kita bersatu," paparnya.

"Sesudah pemilihan ini tidak ada 01 dan 02 lagi kita semua adalah keluarga," pungkasnya. (dim/van