Camat Kendit dan warga saat bergotong royong memperbaiki Dam Siguwo di Dusun Secangan, Desa Tambakukir.
"Di beberapa lokasi itu sudah dilakukan perbaikan tanggul yang jebol, dilakukan oleh dinas PU bersama warga masyarakat dengan cara gotong royong, mengingat alat berat yang diberikan pinjaman oleh dinas provinsi itu tidak termasuk BBM," urai Sruwi.
Ia menyebut, Bupati Situbondo terpilih menyoroti perbaikan dampak banjir.
"Pak Bupati berkomunikasi ke Jakarta, kemarin Pak Bupati menyampaikan mau ke Gubernur terkait dengan Jalan Pantura yang rusak akibat banjir," cetusnya.
Sementara itu, Camat Kendit, Faishol Afandi, mengajak warga untuk bergotong royong memperbaiki saluran sungai yang rusak. Namun, ia mengeluhkan tidak ada kepastian instruksi dari Pemkab Situbondo.
"Tidak ada surat edaran, tidak ada kebijakan tegas, seperti realisasi bantuan bronjong, tidak ada batunya," keluhnya.
Sedangkan Ketua DPRD Situbondo, Mahbub Junaidi, mengaku belum mengetahui perkembangan dana penanganan dampak banjir. Ia berjanji akan mengundang Pemkab Situbondo, khususnya OPD terkait untuk membahas permasalahan ini.
"Kita panggil Senin (10/3/2025)," ujarnya singkat. (sbi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




