Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik.
"Ini yang tengah kami dalami, motifnya apa? Motif ekonomi atau apa? Kita tidak bisa buru-buru untuk menyimpulkan," terangnya.
"Miris, seusia itu seharusnya masih senang bermain, kejar layang-layang, tapi mencuri," cetusnya.
Yani meminta kejadian ini dijadikan pelajaran bagi Pemkab Gresik, khususnya bagi Dinas Pendidikan (Dispendik), Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA), bagaimana ke depan dalam polah didik dan pengawasan.
"OPD terkait harus terus berbenah setelah kejadian ini," pungkasnya.
Sementara Wabup Asluchul Alif berharap kasus ini tidak terus-terusan dipublikasikan. Sebab, dirinya khawatir trauma anak menjadi makin panjang.
"Pemerintah ingin menyelesaikan masalah ini secara komprehensif," katanya. (hud)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




