Tim Voli Putri Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia (kiri) saat melawan Jakarta Pertamina Enduro di lanjutan PLN Mobile Proliga 2025 di GOR Jayabaya, Kota Kediri. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
Namun pada set keempat, Petrokimia Gresik kembali bangkit dan menutup pertandingan dengan skor 25-22.
Momentum bagi Petrokimia Gresik muncul saat set kelima atau set penentuan. Set pamungkas ini dicuri oleh Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia dengan skor meyakinkan 15-9.
Pelatih Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia, Jiang Jie, mengaku senang dan puas atas kemenangan ini. Pelatih asal Cina ini mengungkapkan bahwa timnya langsung menggelar meeting usai kalah dari Jakarta Popsivo Polwan.
Ia tak menampik, penampilan anak asuhnya masih belum maksimal lantaran terlihat mengalami tekanan sehingga kurang bisa bermain lepas. Beruntung, para pemain bisa mengatasinya dan akhirnya berhasil memenangkan pertandingan ini.
Sementara itu, pelatih Tim Jakarta Pertamina Enduro (JPE), Bülent Karslıoğlu, mengakui keunggulan lawannya, Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia.
"Ke depan akan latihan lebih keras lagi. Suhu memang panas, sehingga berpengaruh terhadap stamina anak asuh kami. Tapi kami tidak menyalahgunakan (suhu) panas atas kekalahan ini. Karena ada beberapa pemain yang tahan terhadap panas. Tapi memang ada beberapa pemain lainnya yang tidak kuat dengan cuaca panas," ucap Bülent Karslıoğlu. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






