Government Visit Prodi AP Umsida Studi Pengelolaan di Bali.
Dalam perawatan fisik monumen dilakukan dengan teknologi pembersihan internasional setelah 23 tahun berdiri. Museum juga mengembangkan konsep tur virtual reality untuk meningkatkan aksesibilitas dan adaptasi di masa pandemi.
Pengelolaan museum melibatkan kolaborasi antara pemerintah, Dinas Kebudayaan Bali, dan masyarakat dengan anggaran terbatas sehingga kerja sama eksternal sangat penting.
"Kunjungan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk memahami pengelolaan museum sebagai warisan budaya dan sejarah serta mengasah kemampuan membuat konten edukatif melalui video. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara akademisi dan pengelola museum dalam pengembangan wisata sejarah di Bali," urai Sekretaris Kaprodi AP Umsida, Hendra Sukmana.
Isnaini Rodiyah selaku Ketua Pusat Studi Kebijakan Publik dan Media Umsida merekomendasikan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam menjaga keaslian bangunan dan program edukasi sejarah serta meningkatkan digitalisasi pemasaran dan mengembangkan tur virtual reality agar museum lebih mudah diakses dan menarik.
Selain itu mengadakan pelatihan staf dan melibatkan mahasiswa dalam pembuatan konten edukatif untuk pengembangan sumber daya manusia serta memperbanyak diorama dan event budaya agar museum menjadi lebih unik dan menarik dibandingkan museum lain di Bali. (cat/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






