Sekda Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman bersama Kadis Pertanian Eko Anindito Putro saat pembukan GPM di Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomas. FOTO: ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Gresik menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), di halaman Kantor Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Rabu (18/6/2025).
Kegiatan kerja sama dengan Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman.
BACA JUGA:
- Sekda dan Kepala Disperta Gresik Pensiun, 5 Jabatan Eselon II Kosong
- Penyaluran 8.000 Ton Beras Dimulai, Bupati Jember Minta Warga Ikut Awasi Bantuan
- Usai Tragedi Santri Gantung Diri, Pemkab Gresik Dampingi Psikologis Anak di Ponpes Al-Amin
- Deklarasi SPMB 2026, Bupati Gresik Tegaskan Tolak Titipan dan Pungli
"Gerakan Pangan Murah bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat dan mengurangi tekanan biaya hidup. Alhamdulillah, inflasi di Gresik tetap terkendali pada angka 0,6 persen year-on-year, menempatkan Gresik di posisi kedua se-Jawa Timur dalam pengendalian inflasi," ujar Sekda.
Ia mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan memanfaatkan momentum ini secara bijak.
Dalam gelaran pangan murah ini dijual sejumlah komoditas dengan harga murah. Untuk beras medium dijual dengan harga Rp12.400/kg, beras premium Rp14.000/kg, dan minyak goreng Rp15.000/liter.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Eko Anindito Putro menyampaikan dalam pangan murah pemerintah menyiapkan beras medium dan premium sebanyak 1.070 kg, bawang merah 20 kg, bawang putih 20 kg, telur ayam 100 kg, minyak goreng 792 liter, dan gula pasir 608 kg
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




