Situasi di Puskesmas Kwanyar, Bangkalan sempat viral karena kosong ditinggal ngopi para petugas. Foto: Istimewa
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Salah satu keluarga pasien di Puskesmas Kwanyar , Bangkalan, kerepotan mencari petugas untuk mengambil obat.
Pasalnya, loket pengambilan obat di puskesmas tersebut, kosong melompong atau tidak ada petugas satupun yang menjaga.
BACA JUGA:
- Tak Bawa Dokumen Lengkap, Komisi D DPRD Bangkalan Tunda Evaluasi Kinerja 3 Puskesmas
- Warga Keluhkan Pelayanan Kesehatan di Bangkalan: Penangan Pasien Umum dan BPJS Berbeda
- Penolakan Pasien Balita di Bangkalan, Kadinkes Minta Maaf, Bantah Ada Penolakan
- Alasan Penuh dan Tidak Ada Alat, Puskesmas Arosbaya Tolak Rawat Pasien Balita
Hal ini, membuat keluarga pasien kesal karena usai bolak balik ke loket hingga dua jam petugas pun tidak ada.
Kosongnya loket tersebut, tersebar melalui video yang tersebar di sosial media. Dalam video yang berdurasi 50 detik tersebut, terlihat keluarga pasien yang datang ke loket tidak menemukan petugas satupun yang berjaga.
Keluarga pasien itu pun mengeluhkan bahwa sudah dua jam menunggu, namun para petugas juga tak terlihat. Bahkan, mereka pun sempat mencari ke ruangan lain, namun tidak menemukan petugas yang berjaga. Ternyata, diketahui para petugas itu keluar untuk ngopi.
Terkait peristiwa itu, Kepala Puskesmas Kwanyar, Rudi Hartono menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (17/6/2025) dini hari sekitar pukul 00.40 WIB. Setelah mendapatkan informasi itu, ia mengaku langsung mengkonfirmasi petugas yang sedang piket.
"Laporan video itu dikirim ke saya pukul 03.25 WIB pagi dan pada pukul 04.00 WIB saya langsung berkoordinasi dengan kepala ruangan obat untuk menindaklanjuti hal itu," ujar Rudi, Kamis (19/6/2025).
Dari informasi yang berhasil dihimpun, oknum petugas Puskesmas itu ternyata keluar di saat jam kerja. Para petugas keluar, untuk ngopi karena merasa ngantuk.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




