Dr. KH. A. Musta'in Syafi'i.
Dan jawabannya: Tuhan pasti bisa, pasti mengerti satu per satu secara detail dan tidak pernah keliru. Ya, karena Dia sudah lama menyaksikan ulah mereka sejak di dunia. “inn Allah ‘ala kull syai’ syahid”.
Jangankan Tuhan, Rasulullah SAW sering kali menohok para munafik yang berpura-pura muslim, padahal sejatinya kafir banget. Bahkan Rasulullah SAW juga mengerti sahabat ini akan gugur di medan perang yang sebentar lagi terjadi. Sementara sahabat yang ini kembali dan selamat.
Di medan perang, ada seorang laki-laki yang oleh para sahabat dikagumi sebagai jagoan, lalu gugur. Semua meyakini sebagai mati syahid. Begitu diaporkan ke Rasulullah SAW, ternyata beliau mengelak dan dikatatan, bahwa: “dia di neraka”.
Sahabat bimbang, kemudia ramai-ramai mereriksa mayatnya. Ternyata di balik baju perangnya banyak emas, rampasan perang yang disembunyikan.
Jangankan Nabi, manusia pilihan yang dibisiki Tuhan. Beberapa orang shalih yang diberi kemakrifatan tajam saja mengerti hal-hal yang tersembunyi. Mengerti bahwa si Andrew itu muslim taat, si Janet itu muslimah taat, meski tampilan mereka modis dan trendi. Si Alimin itu sejatinya kafir, meski kesehariannya kumpul wong islam. Siti Maria itu sejatinya nasrani, meski suka berjilbab dan seterusnya.
Aura keimanan itu nyata dan sinyal ketaqwaan itu terpancar. Hati yang bersih dan pandangan yang jernih pasti bisa menangkap sinyal ini, meski si pelaku, biasanya tidak mau terbuka. Begitu pula sinyal kekafiran dan kebusukan, itu ada indikasinya.
Sama dengan yang biasa ada di antara kita sesama ahli jamaah di masjid, di mushalla. Sungguh beda antara pancaran wajah yang sering sujud dan yang tidak. Sungguh beda antara glowing wajah yang sering dibasuh air wudlu dan yang tidak. Sungguh bisa dirasakan, tapi tak bisa dibahasakan.
Di sebuah peternakan besar, ada ahli yang bertugas memisahkan antara anak ayam yang jago dan yang betina. Padahal masih bayi dan berjumlah ribuan. Itu pun tanpa melihat alat kelaminnya. Hamba-Nya saja ada yang punya ilmu begituan. Sungguh tak ada yang samar bagi-Nya. “inn Allah ‘ala kull syai’ syahid”.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




