Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melayani warga yang belanja di KDMP Kupang.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kupang Jabon di Dusun Kupang Kidul, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (19/7/2025).
Gubernur Khofifah tak sendiri. Ia didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim Endy Alim Abdi Nusa dan Kepala Desa Kupang Mukhamad.
BACA JUGA:
- Salurkan Rp1,8 Miliar, Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih Pilar Sosial di Kota Kediri
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Gubernur Khofifah Ajak SPPG Perkuat Tata Kelola MBG, Imbau Kepala Daerah Jaga Mutu Layanan
- Malam Terakhir Ramadan 2026, Khofifah Gelar Qiyamul Lail dan Lomba Kreativitas di Gedung Grahadi
KDMP Kupang Jabon sendiri rencananya juga akan diresmikan oleh Presiden Prabowo secara serentak pada tanggal 21 Juli 2025, bersamaan dengan KDMP lainnya secara nasional.
Usai melakukan peninjauan, Gubernur Khofifah mengapresiasi keberadaan koperasi yang berletak di lingkungan Balai Desa Kupang Jabon tersebut. Pasalnya, selain kesiapan sarana, komoditi hingga petugas, KDMP Kupang Jabon juga menerapkan kearifan lokal dalam sistem pengoperasiannya.
"KDMP di Desa Kupang Jabon ini menurut saya sudah sangat well prepared dan di-support oleh BRI dan Bulog yang juga men-deploy beras, gula, dan minyak goreng ke sini. Kemudian kearifan dari pengurus di sini luar biasa. Mereka menempatkan diri sebagai mitra bagi UMKM yang ada di sekitar sini," ungkap Khofifah.
Dengan sinergitas yang terjalin bersama Bulog tersebut, didapatkan harga jual komoditi di KDMP Kupang Jabon masih di bawah harga eceran tertinggi (HET).
Meskipun begitu, Khofifah menuturkan bahwa pihak koperasi berkomitmen untuk membangun kerja sama yang baik, utamanya dengan UMKM atau penjual toko kelontong di sekitarnya sebagai mitra.
"Mereka bukan kompetitor, maka suasana kemitraan yang terbangun ini yang harus dijaga semuanya. Sehingga kehadiran KDMP di sini jangan sampai membuat resah pelaku UMKM," tukas Gubernur Khofifah.
"Harga jual beras yang sudah mereka putuskan di bawah HET. Bayangkan kalau ditulis di depan, maka akan banyak masyarakat akan ke sini. Tapi koperasi di sini memilih untuk menjadi mitra," imbuhnya.
Oleh sebab itu, Gubernur Khofifah melalui Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, Endy Alim Abdi Nusa, ingin menyampaikan kepada pemerintah pusat, bahwa keberadaan KDMP ke depannya bukan sebagai end user, tetapi bisa menjadi agen.
Sehingga nantinya para pelaku UMKM atau toko kelontong di sekitar KDMP didirikan bisa berbelanja di koperasi tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




