Tinjau KDMP Kupang Jabon Jelang Launching, Gubernur Khofifah Berharap Jadi Contoh Desa Lain

Tinjau KDMP Kupang Jabon Jelang Launching, Gubernur Khofifah Berharap Jadi Contoh Desa Lain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melayani warga yang belanja di KDMP Kupang.

"Oleh karena itu memang harus ada regulasi yang dirubah, terutama KDMP ini seyogyanya bukan end user, tapi bisa menjadi agen. Sehingga ketika dia menjual di bawah HET, kalau ada toko pracangan yang ada di sekitar bisa beli di sini. Sehingga koperasi ini bukanlah kompetitor, tetapi mitra," tegasnya.

Gubernur Khofifah berharap agar format seperti Jabon bisa menjadi contoh dan penyemangat KDMP di wilayah lainnya di Jawa Timur. Tercatat 8.494 KDMP di Jatim sudah berbadan hukum.

Format kesiapan KDMP semacam ini, disebutnya bisa berseiring dengan visi besar Presiden Prabowo, yaitu membangun ekonomi dari desa. Di mana KDMP diharap betul-betul menjadi penguat ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di desa.

Di akhir, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi kesiapan gudang penyimpanan yang telah ada di samping Jabon Sidoarjo. Hal ini sebagai antisipasi saat terjadi peningkatan kebutuhan, maka gudang sudah dipersiapkan.

Secara bertahap, ke depannya juga diharapkan akan dilakukan pelatihan administrasi keuangan oleh Bulog serta pendirian gerai-gerai Kantor Pos di berbagai KDMP di Jawa Timur.

"Insya Allah lusa akan diluncurkan oleh Pak Presiden sembilan KDMP di Jawa Timur yang mana Jabon yang sudah siap ini tidak termasuk sembilan lembaga tersebut, tetapi sudah beroperasi. Jadi bayangkan kesiapan sembilan KDMP yang diluncurkan oleh Presiden akan lebih lengkap lagi," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Mukhamad mengatakan bahwa masyarakat sangat antusias dengan keberadaan Jabon. Ia berharap agar dampaknya nanti bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Hal yang sama disampaikan Ketua Koperasi Desa Merah Putih Kupang Jabon Sidoarjo, Kartawi. Ia berharap penuh agar Pemprov Jatim bisa terus mendukung keberadaan KDMP di daerah.

Ia menegaskan, bahwa Jabon tidak ingin menjadi pesaing atau kompetitor bagi UMKM yang sudah ada, karena tujuan utamanya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat di .

"Kami tidak ingin jadi pesaing, tapi kami ingin jadi mitra," ucapnya. (dev/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Emak-emak di Surabaya Kecewa Tak Bisa Foto Bareng Jokowi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO