Kajari Gresik, Yanuar Utomo (kiri), saat meninjau pasar murah. Foto: Ist.
Supriyadi, salah satu warga Perumahan Bunder Asri yang berlokasi di sekitar kantor Kejari Gresik mengaku senang atas digelarnya pasar murah oleh Kejari Gresik.
Menurutnya, harga sembako yang dijual sangat murah dan selisih jauh dari harga pasar.
"Saya membeli beras 5 kilo seharga Rp50 ribu, paket minyak 2 liter dan tepung 1 kilo hanya Rp35 ribu, paket telur 2 box, satu box isi 10 biji dan gula 2 kilo seharga Rp50 ribu," ungkapnya.
Atik, warga lain asal Desa Giri, Kecamatan Kebomas mengaku senang atas diadakannya pasar murah oleh Kejari Gresik. Dia juga nengakui harga sembako yang dijual jauh dari harga pasaran.
"Telur isi 10 butir hanya dihargai Rp15 ribu. Saya berharap tiap hari ada acara pasar murah biar bisa membantu warga saat harga sembako terus melonjak seperti saat ini," harapnya.
Pasar murah yang digelar Kejari Gresik mendapatkan respons besar masyarakat. Sejak pagi, warga sudah mengantre di masing-masing stan yang telah disediakan oleh panitia.
Ada empat stan yang disiapkan untuk menjual 3.000 paket sembako. Dalam waktu singkat ludes terjual. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






