Ratusan rumah di Kecamatan Sampang yang terendam air luapan sungai Kamoning
Desa Banyumas menjadi wilayah terdampak paling parah. Banjir merendam Dusun Kajuk sebanyak 55 kepala keluarga, Dusun Lenteng 30 kepala keluarga, Dusun Prajin 34 kepala keluarga, dan Dusun Trogen 19 kepala keluarga. Ketinggian air di wilayah ini mencapai sekitar 70 sentimeter.
Sementara di Desa Kamoning, banjir menggenangi Dusun Perreng sebanyak 75 kepala keluarga, Dusun Tiban 80 kepala keluarga, serta Dusun Nandi 25 kepala keluarga, dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter.
Selain permukiman, genangan air setinggi sekitar 10 sentimeter juga terpantau di sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Raya Panggung, Jalan Raya Imam Bonjol, dan Jalan Pemuda Satria.
BPBD Kabupaten Sampang menetapkan wilayah Kecamatan Sampang pada status siaga dua. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan warga yang mengungsi.
“Total wilayah Kabupaten Sampang terpantau siaga dua, dengan kondisi pengungsi nihil,” kata Hozin.
BPBD bersama pihak terkait terus melakukan pemantauan perkembangan banjir serta mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air susulan. (van)






