Satpol PP Bangkalan Razia Warung Remang-remang Akses Suramadu Jelang Ramadan

Satpol PP Bangkalan Razia Warung Remang-remang Akses Suramadu Jelang Ramadan Razia di salah satu warung yang berada di akses menuju Jembatan Suramadu

BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangkalan merazia sejumlah warung remang-remang di akses jalan menuju Jembatan Suramadu yang dilaporkan menyediakan ladies companion (LC) atau wanita pendamping.

Razia tersebut dilakukan pada Rabu (14/1/2026) oleh Satpol PP bersama unsur muspika dengan mendatangi beberapa warung yang kerap dikeluhkan masyarakat.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP Bangkalan, Ariek Moein, mengatakan razia dilakukan untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan.

"Apalagi saat ini menjelang bulan Ramadhan. Kami turun melakukan razia karena ada indikasi terjadinya pelanggaran di lokasi tersebut," ujar Ariek di Bangkalan, Kamis (15/1/2026).

Dalam razia tersebut, petugas menyasar sedikitnya lima warung remang-remang di sekitar akses Jembatan Suramadu. 

Namun, saat petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan aktivitas wanita pendamping maupun pemandu lagu.

"Sementara, kami belum menemukan. Dan belum ada aktivitas dari pemilik usaha untuk menghadirkan pemandu lagu di lokasi itu," imbuhnya.

Meski tidak menemukan pelanggaran, petugas tetap memberikan imbauan kepada pemilik warung serta memasang stiker peringatan terkait ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Ariek menegaskan, razia serupa akan dilakukan secara rutin, khususnya menjelang bulan puasa, guna mencegah potensi pelanggaran.

Sementara itu, Camat Burneh, Erwin Yusuf, mengungkapkan pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait dugaan keberadaan LC di warung-warung tersebut.

Bahkan, selain diduga menyediakan pemandu lagu yang mengarah pada praktik prostitusi, warung-warung itu juga dilaporkan menjual minuman keras.

"Setelah ada laporan itu, kami bersama petugas gabungan turun langsung melakukan operasi," tegas Erwin.

Ia menambahkan, meski dalam razia kali ini belum ditemukan aktivitas mencurigakan, pengawasan akan terus diperketat.

"Saat ini belum ditemukan kegiatan mencurigakan, namun ke depan akan kami gencarkan razia ini," tutupnya. (van)