Kepergok Curi Motor, Satu dari 2 Maling di Kebomas Gresik Tewas Dihajar Massa

Kepergok Curi Motor, Satu dari 2 Maling di Kebomas Gresik Tewas Dihajar Massa Petugas Polres Gresik saat olah TKP dan evakuasi kedua terduga pelaku yang tergeletak di tanah usai dimassa. foto: ist.

GRESIK,BANGSAONLINE.com - Dua terduga pencuri sepeda motor di rumah kos Jl. RA Kartini, Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas babak belur dihajar massa, Selasa (20/1/2026) dini hari. 

Satu pelaku tewas di lokasi, sedangkan satunya selamat namun mengalami luka parah.

Kedua terduga pelaku diketahui bernama Santoso (40), warga Kabupaten Lamongan, dan Herwan (42), warga Kabupaten Probolinggo. Herwan dinyatakan meninggal dunia di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Usai kejadian, kedua pelaku dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan medis dan keperluan visum.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 03.30 WIB. Seorang warga berinisial GT melihat dua pria berjalan tergesa-gesa menuju sebuah gang di kawasan permukiman.

GT kemudian mengikuti keduanya hingga masuk ke gang buntu yang terdapat sejumlah kamar kos.

Di lokasi itu, GT melihat salah satu pria mendorong sepeda motor Yamaha bernomor polisi S 5671 ACA, sementara satu orang lainnya berjaga.

Merasa curiga, GT menegur dan menanyakan aktivitas mereka. Namun, salah satu terduga pelaku justru mengambil sesuatu dari dalam tas, sementara pelaku lainnya berupaya melarikan diri.

GT lalu berteriak meminta bantuan warga. Mendengar teriakan tersebut, penghuni kos dan warga sekitar berdatangan ke lokasi. Kedua terduga pelaku kemudian berusaha kabur.

Warga mengejar keduanya hingga ke Jl. Raya RA Kartini, tepatnya di tepi Sungai Timur dekat Supermarket Sarikat Jaya. Di lokasi tersebut, warga berhasil menangkap kedua pelaku.

Kedua terduga pelaku kemudian menjadi sasaran amukan massa hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Mengetahui kondisi tersebut, salah satu warga menghubungi polisi. Petugas tiba di lokasi kurang dari lima menit dan mengamankan satu pelaku yang masih hidup.

Dalam penanganan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban, dua unit telepon genggam milik pelaku, empat mata kunci T, satu gagang kunci T, tiga kunci duplikat lengkap dengan magnet empat sisi, serta satu tas ransel warna hitam.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution membenarkan peristiwa tersebut.

“Ya benar, kami mendapat laporan dari Lapor Cak Rama terkait dua pria yang diduga melakukan pencurian sepeda motor dan diamuk massa. Kami merespons cepat, kurang dari lima menit anggota sudah di lokasi,” tandasnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus dugaan pencurian tersebut dan akan memeriksa satu terduga pelaku yang selamat setelah kondisinya memungkinkan.

“Masih akan kami periksa satu terduga pelaku lainnya yang masih menjalani perawatan. Mohon waktu,” ujarnya.

Kapolres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila mendapati aksi kejahatan.

“Apabila menemukan dugaan tindak kejahatan, segera laporkan ke Lapor Kapolres Cak Rama melalui hotline 110, WhatsApp, Instagram rama.nasution07, atau media sosial resmi Polres Gresik,” pungkasnya. (hud/van)