TUBAN, BANGSAONLINE.com - Gara-gara menendang anak kecil, Selot (30) seorang preman asal Dusun Sidorejo, Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Tuban dihajar warga.
Informasi yang berhasil dihimpun, akibat dihajar warga, Selot sampai masuk rumah sakit lantaran mengalai luka bacok dan lebam di kepalanya.
BACA JUGA:
- Usai Hantam Kepala Korban dengan Batu, Buronan Penganiayaan Berat di Tuban Menyerahkan Diri
- Iming-imingi Kerja di Anak Usaha Semen Indonesia, Pria Asal Blora Tipu Warga Tuban Rp54 Juta
- Bayi Laki-laki Ditemukan Meninggal dalam Tas di Pinggir Sawah Rengel Tuban
- Aparat Gabungan Amankan Belasan Kayu Hasil Pembalakan Liar di Hutan Jatirogo Tuban
Peristiwa ini bermula saat preman teler itu bertemu dengan anak kecil lalu menendangnya. Setelah itu, anak kecil tersebut mengadu ke keluarganya. Tidak terima dengan perlakukan Selot, kemudian ia keluarga anak kecil tersebut mendatangi Selot dan menghajarnya ramai-ramai.
Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati kepada BANGSAONLINE.com, Senin (16/11) mengatakan, dari ketarangan saksi, Selot memang dalam keadaan teler sebelum menendang anak kecil. Selot juga sempat dimarahi bertubi-tubi sebelum akhirnya dihajar dan terjadi pembacokan itu.
“Menurut warga setempat, Selot ini juga terkenal preman yang meresahkan warga,” terang Elis.
Dikatakan Elis, kini pelaku pengroyokan pada preman tersebut sudah ditangani Polres Tuban. polres Tuban menetapkan 3 pelaku di antaranya, Edi Siswanto (20), Ndari (47) dan SMP (23) yang ketiganya warga Dusun Sidoerejo, Desa Gaji, Kecamatan Merakurak. Kedua pelaku Edi dan Ndari sudah ditangkap petugas. Sedangkan, SMP masih dalam pengejaran petugas. “Satu pelaku masih dalam pengejaran petugas,” pungkasnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




