Ikuti Arahan Gubernur, JGU Inisiai RPH Halal Provinsi, Target Beroperasi Akhir 2026

Ikuti Arahan Gubernur, JGU Inisiai RPH Halal Provinsi, Target Beroperasi Akhir 2026 Firman Dwi Kriatmojo, Direktur Keuangan dan Operasional PT JGU

Hingga kini belum ada RPH halal yang berada di bawah pengelolaan BUMD tingkat provinsi.

"RPH Halal ini nantinya kita dirikan lewat anak perusahaan kami, PT. Puspa Agro. Kami optimis karena sudah memiliki infrastruktur yang memadai untuk mengoperasionalkan RPH Halal," ujar Firman.

Firman menambahkan, optimalisasi infrastruktur yang telah tersedia di Puspa Agro akan mempercepat realisasi pembangunan.

Contohnya, mulai dari penyiapan lahan, konektivitas rantai dingin, hingga integrasi dengan pasar dan jaringan distribusi daging di Jawa Timur.

"Tahun 2026 akan dimanfaatkan PT JGU untuk mematangkan desain bisnis, pemenuhan standar halal, aspek teknis pemotongan modern, hingga perizinan dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk otoritas sertifikasi halal dan instansi terkait," tandas Firman.

Secara nasional, empat provinsi di Pulau Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten) menyumbang lebih dari 60 persen produksi daging ayam ras pedaging pada 2023, dengan Jawa Timur menjadi salah satu kontributor terbesar.

Di Jawa Timur, ketersediaan daging ayam ras beberapa tahun terakhir tercatat sering berada pada posisi surplus terhadap kebutuhan, menandakan tingginya kapasitas produksi di sektor unggas.

Dengan populasi penduduk besar dan aktivitas ekonomi yang tinggi, kebutuhan daging di Jawa Timur pada 2024–2025 cenderung meningkat seiring pemulihan ekonomi, tumbuhnya kelas menengah, serta meningkatnya permintaan terhadap produk pangan hewani yang terjamin kualitas dan kehalalannya.