Ketua DPRD Gresik saat menghadiri Festival Budaya Gresik di Anjungan TMII Jatim, Jakarta. Foto: Ist
“Mudah-mudahan dengan modal kekompakan kita semua, kami harap apa yang tidak bisa kita kerjakan di Gresik bisa teratasi melalui sharing, kepedulian dan kontribusi warga Gresik yang berkiprah di Jabodetabek,” katanya.
Ditekankan pentingnya menjaga warisan budaya Gresik yang baru saja ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI), yakni Rebowekasan, Pencak Macan, Malam Selawe, Pasar Bandeng, dan Kupat Keteg.
“Penetapan lima tradisi dan kuliner Gresik ini menunjukkan betapa kaya dan beragamnya budaya maupun kuliner khas yang dimiliki Kabupaten Gresik,” ucapnya.
Ia mengajak warga Gresik di manapun berada untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini agar tetap lestari.
“Kami berharap dengan ditetapkannya tradisi dan kuliner Gresik ini semakin dikenal luas oleh masyarakat dan tetap lestari sebagai bagian penting dari identitas Gresik,” pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






