LE MANS, BANGSAONLINE.com – Pembalap pabrikan Aprilia, Jorge Martin, membuktikan dirinya masih punya taji dengan memenangkan balapan sprint GP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Sabtu (9/5/2026). Kemenangan ini diraih lewat aksi start yang luar biasa, melesat dari posisi kedelapan hingga merebut posisi terdepan di tikungan pertama.
Keberhasilan Martin menandai kemenangan sprint keduanya di musim 2026, sekaligus mempertegas dominasi Aprilia di lintasan balap musim ini.
BACA JUGA:
- Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Menpora: Harapan Bagi Roda Perekonomian Nasional
- Tiba di Bandara Soekarno Hatta, Valentino Rossi Disambut Hangat Para Fans Indonesia
- Jadwal MotoGP Jerman 2025: Saksikan Aksi Seru Marquez di Sachsenring
- MotoGP Italia 2025: Marc Marquez Unggulan Kuat di Mugello Usai Raih Kemenangan Sprint Race
Start yang dilakukan Martin disebut-sebut sebagai salah satu yang paling menakjubkan musim ini. Meski memulai dari baris ketiga, Martin melakukan akselerasi sempurna dan mengambil sisi luar saat pengereman di tikungan Dunlop.
Dengan perhitungan waktu yang sangat presisi, ia berhasil menyalip rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi, serta Francesco Bagnaia (Ducati). Sejak mengambil alih pimpinan lomba, Martin praktis tidak terancam dan terus menjaga jarak satu hingga dua detik hingga menyentuh garis finis.
Di posisi kedua, Francesco Bagnaia berhasil memanfaatkan kesalahan Marco Bezzecchi. Pada lap ketiga di tikungan Musee, Bezzecchi sempat melebar yang memberikan celah bagi Bagnaia untuk merangsek naik ke posisi runner-up.
Meski kehilangan posisi kedua, Bezzecchi tetap tampil tenang dan berhasil mempertahankan posisi ketiga hingga finis. Hasil ini menjadi podium sprint kedua bagi pembalap Aprilia tersebut di musim ini.
Di sisi lain, nasib buruk menimpa Marc Marquez. Setelah sempat terlibat persaingan ketat di awal balapan, Marquez tampak kesulitan menjaga ritme kecepatan di belakang grup Pedro Acosta (KTM), Fabio Quartararo (Yamaha), dan Joan Mir (Honda).
Drama terjadi pada lap sebelum terakhir. Pembalap Ducati tersebut mengalami kecelakaan hebat yang mengakhiri peluangnya meraih poin. Meskipun Marquez mampu berdiri pasca-insiden, ia terlihat berjalan pincang saat kembali ke area paddock.
Gagalnya Marquez finis memberikan kesempatan bagi pembalap lain seperti Ai Ogura (Trackhouse Aprilia), Alex Marquez (Gresini Ducati), dan Diogo Moreira (LCR Honda), untuk memperebutkan posisi poin yang tersisa. (rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




