Soal Isu Penggulingan Prabowo pada Juni-Juli, Ini Kata Golkar dan Istana

Soal Isu Penggulingan Prabowo pada Juni-Juli, Ini Kata Golkar dan Istana Muhammad Sarmuji. Foto: Kabar Golkar

Sementara Kepala Badan Komunikasi Pemerintah mengaku tak memberi perhatian terhadap pernyataan Noel. “Ditangkap itu urusan penegak hukum, tidak bisa dia sampaikan seolah-olah seperti ini,” tegas Qodari seperti dikutip Tempo.

Ia berharap publik mencermati lebih dalam setiap informasi yang diperoleh, termasuk tak bersikap panik ketika mendengar pernyataan-pernyataan yang belum tentu terbukti kebenarannya.

“Lebih baik kita kembali kepada apa yang menjadi fakta,” ujar Qodari saat ditemui di Taxyway Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 5 Juni 2026.

Menurut dia, pernyataan Noel tak perlu dicerna berlebihan mengenai dugaan adanya eskalasi politik yang berupa menggulingkan pemerintahan Prabowo, salah satunya karena kian lemahnya kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat.

Sebab, dia mengklaim, pemerintah melalui Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia terus melakukan rapat evaluasi untuk mengembalikan nilai rupiah terhadap kurs dollar negeri Abang Sam.

“Bapak Presiden selalu evaluasi. Apakah ada rapat, evaluasi jalan terus,” ucap mantan Kepala Staf Kepresidenan itu.

Seperti diberitakan BANGSAONLINE, setelah divonis hukuman 4,5 tahun penjara, Noel menyampaikan sejumlah pesan kepada pemerintahan Prabowo. Ia mengatakan, Prabowo mesti berhati-hati karena ada dugaan eskalasi politik yang berupaya menggulingkan kekuasaannya.

“Konsolidasi sipil, mahasiswa, buruh, dan semuanya. Tinggal satu, butuh satu pemicu. Dan (Reformasi) 98 jilid dua akan terjadi tidak lama lagi," kata Noel.

Ia juga menyarankan agar Prabowo menjalin kedekatan intens dengan PDIP dan pentolan Front Pembela Islam atau FPI Rizieq Shihab. Sebab, menurut dia, keduanya merupakan figur yang loyal dan strategis. Baik PDIP maupun Rizieq, kata Noel, akan membantu Prabowo apabila kekuasaannya jatuh di kemudian hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO