Kondisi truk yang terguling usai laka di Jl. Raya Karangbinangun-Deket Lamongan
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com – Sebuah truk tangki mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Deket-Karangbinangun, tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Sabtu (06/06/2026) sekitar pukul 14.45 WIB.
Truk nahas tersebut oleng hingga menabrak pohon di tepi jalan sebelum akhirnya terguling.
BACA JUGA:
- Disnaker Lamongan Minta PT BMI Evaluasi Total K3 Usai Belasan Karyawan Diduga Keracunan Gas
- Diduga Hirup Gas Bocor, 19 Buruh Pabrik Pengolahan Udang di Lamongan Dilarikan ke Rumah Sakit
- Satpolairud Lamongan Buka Ruang Curhat Warga Pesisir Lewat Program Jumat Berkah
- Hendak Antar Pesanan Sabu, Pemuda di Paciran Dibekuk Polres Lamongan
Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengatakan truk tangki bernopol B 9224 UCM itu dikemudikan MAA (28), warga Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, truk yang melaju dari arah Deket menuju Karangbinangun diduga mengalami oleng ke sisi kanan jalan.
Pengemudi kemudian berusaha mengendalikan kendaraan dengan membanting setir ke kiri. Namun, truk justru menabrak pohon di tepi jalan hingga terguling.
"Truk sempat oleng ke kanan. Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri hingga kendaraan menabrak pohon di tepi jalan dan akhirnya terguling," ujar Hamzaid.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir mengalami luka-luka akibat benturan dan jepitan bodi kendaraan. Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Meski menyebabkan kerusakan cukup parah pada kendaraan, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun melibatkan pengguna jalan lainnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terguling di bahu jalan.
"Akibat kecelakaan tersebut pengemudi truk mengalami luka-luka akibat jepitan bodi kendaraan dan benturan," ungkapnya.
Selain menyebabkan sopir terluka, bagian depan truk tangki mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga kecelakaan dipicu faktor kelelahan yang dialami pengemudi saat mengemudikan kendaraan.
"Dari hasil pemeriksaan awal, penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi yang mengalami kelelahan atau mengantuk saat berkendara," pungkas Hamzaid. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




