Februari - Maret, Ribuan Karyawan terkena PHK Besar-Besaran

Februari - Maret, Ribuan Karyawan terkena PHK Besar-Besaran

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Dalam kurun waktu Februari - Maret 2016 mendatang, ribuan karyawan di beberapa perusahaan terancam pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar- besaran. Demikian sebagaimana diungkapkan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, dalam keterangan pers terkait PHK, Honorer dan Kriminalisasi Aktivis Buruh, di Jakarta, Senin (15/02).

Dikatakanya, dalam kurun waktu dua bulan jumlah karyawan terkena PHK melebihi 5.000 orang. Bahkan sudah lebih dari 10.000 yang ditarik hingga akhir Maret dan sudah ada proses PHK yang sudah terjadi.

Said mengatakan ada tiga kategori PHK yang dimaksud dengan total 12.860 karyawan, yakni karyawan yang sudah pasti terkena PHK karena perusahaan tutup berjumlah 3.668 orang, antara lain dari PT. Mitsubishi KRM Pulo Gadung sebanyak 200 orang, industri farmasi seperti PT Novartis 500 orang dan PT Sandos sebanyak 200 orang.

"Industri farmasi sebenarnya tidak tutup perusahaannya, tetapi ada pengurangan tenaga kerja karena kapasitas produksi yang menurun," kata Said.

Kategori kedua, lanjutnya adalah karyawan terkena PHK tahun lalu namun laporan tersebut baru diterima pada akhir Januari dengan total 8.300 orang, terdiri dari karyawan PT Philips Sidoarjo sejumlah 800 orang, PT Panasonic Pasuruan sejumlah 800 orang, PT Jaba Garmindo Tangerang sebanyak 4.700 orang dan Ford Indonesia 2.000 orang.

Kemudian Kategori ketiga yakni adanya disharmonis perusahaan atau PHK sepihak yang dilakukan oleh tiga perusahaan, yakni dua perusahaan Jepang dan satu perusahaan Korea dengan jumlah total 712 karyawan dirumahkan.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO