Rabu, 16 Juni 2021 13:57

Tahanan Kabur Disidang In Absentia

Senin, 05 Mei 2014 16:35 WIB
Editor: rosihan c anwar
Wartawan: nur faishal
Tahanan Kabur Disidang In Absentia
kursi terdakwa kosong, karena memang kabur.foto:nur faishal/BANGSAONLINE

SURABAYA (bangsaonline) - Jaksa penuntut umum (JPU) akhirnya tetap menyidangkan kasus dugaan penyalahgunaan narkoba dengan terdakwa Agung Prasetya, terdakwa yang kabur sejak 21 Maret lalu, Senin (5/5/2014) sore. Sidang yang dipimpin hakim Ekowati ini digelar secara in absentia (tanpa kehadiran terdakwa).

Sidang perkara ini mengagendakan pembacaan tuntutan. Jaksa Nining dari Kejati Jatim dalam tuntutannya menilai, terdakwa terbukti mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 ons. Dia dinyatakan melanggar Pasal 114 UU Narkotika.

"Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 12 tahun, serta menjatuhkan denda Rp 1 miliar subsidair dua bulan kurungan," ujar jaksa Nining.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim kemudian menanyakan pengacara terdakwa, Arif, apakah akan mengajukan pembelaan atau tidak, sedangkan kliennya masih di pelarian. "Ya, kami mohon ada keringanan. Tapi kalau tidak bisa bagaimana lagi," kata Arif.

BACA JUGA : 

Kaburnya Empat Tahanan, Kapolres Sebut Akibat Kelalaian Petugas Jaga

​Kabur dari Rutan Sumenep, Petugas Kewalahan Tangkap Lagi Tahanan

Tahanan Lapas Kelas I Surabaya di Porong Diduga Lepas​

Melawan, Kaki Dua Tahanan Taman yang Kabur Dihadiahi Timah Panas

Ditanya soal pelarian Agung, Arif mengaku tidak tahu. Dia mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan Agung di Rutan Medaeng atau tempat lainnya, selain di pengadilan. "Saya pengacara ditunjuk pengadilan (prodeo, red). Jadi komunikasi sama terdakwa ketika di pengadilan. Sekarang malah tidak ada komunikasi lagi," katanya.

Seperti diberitakan, Agung Prasetya kabur saat proses dibawa dari Rutan Medaeng untuk disidang di PN Surabaya, Senin (21/4/2014) lalu. Terdakwa perkara narkoba seberat 1 ons itu berhasil mengecoh empat petugas kejaksaan dan dua polisi bersenjata. Hingga kini Agung belum ditemukan.

Gara-gara ulah Agung, sembilan orang dari Kejari Perak, termasuk Kepala Kejari Perak Tatang Agus Volleantoro dan Kasipidum Suseno, diperiksa Bagian Pengawasan Kejati Jatim sejak pagi tadi. Mereka semua terancam saksi kedisiplinan dari institusi adhyaksa.

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...