Mahasiswa saat berberorasi di depan kantor Disdik Sumenep. foto: rahmatullah/ BANGSAONLINE
SUMENEP, BANGSAONLINE.com – Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (GEMPUR) menggelar aksi di kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Senin (21/3) siang.
Kedatangan mereka untuk mempertanyakan dugaan pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 sebanyak 10 persen dari total jumlah anggaran untuk beberapa lembaga Sekolah Menengah Atas / Kejuruan (SMA/SMK) swasta di bawah naungan Disdik.
BACA JUGA:
- Kasus Pemerasan Kades di Sumenep oleh Pejabat Inspektorat dan Ketua LSM Mulai Disidangkan
- Dugaan Korupsi Bantuan Hibah untuk Poktan di DKPP Sumenep, Aktivis Ungkap Perbedaan Merk Pompa
- Dugaan Pungli DKPP Sumenep, LSM Super Mengaku Temukan Laporan yang Diduga Rekayasa
- Tak Cuma Kades, Kejari Sumenep Periksa Disperkimhub Terkait Kasus Dugaan Penyelewengan BSPS 2024
Aksi ini dikawal ketat oleh puluhan aparat keamanan dari jajaran Polres Sumenep. Pantauan di lapangan, petugas membuat pagar betis di depan pintu gerbang Disdik.
Koordinator lapangan, Syauqi, mengaku mengantongi sejumlah bukti terkait dugaan pemotongan DAK tersebut. Salah satu yang dia pegang adalah rekaman pengakuan dari kepala sekolah yang menjadi korban dugaan pemotongan.
Sementara yang diduga jadi korban pemotongan sebanyak 3 lembaga sekolah, tapi dia enggan menyebut berapa jumlah nominal DAK yang diduga dipotong itu. Dia berharap agar hal itu segera ditindaklanjuti oleh Disdik. Jika tidak ada iktikad baik dari Disdik, dia mengancam akan melaporkan persoalan itu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep.
“Kami tidak mau main soal temuan ini. Karena kami menganggap persoalan ini merupakan penyakit yang harus segera disembuhkan,” paparnya pada awak media.
Selain itu, kata Syauqi, persoalan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) juga menjadi pekerjaan rumah besar bagi Disdik yang harus segera diselesaikan. Berdasarkan temuan yang dia dapatkan, ada lembaga sekolah yang dana BSM-nya diduga tidak sampai kepada siswa penerima, padahal siswa tersebut sangat membutuhkan bantuan tersebut.
Klik Berita Selanjutnya






