Multi Tafsir, Sandal New Era Bermotif Mirip Lafadz Allah Dibakar

Multi Tafsir, Sandal New Era Bermotif Mirip Lafadz Allah Dibakar Ketua MUI Gresik, KH Mansur Sodiq, didampingi KH Nur Muhammad dan Direktur PT New Era Rubberindo ketika membakar sandal berlafadz Allah di depan PT New Era. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

Dia juga meminta, pasca sandal ditarik, sudah tidak ada lagi pro-kontra soal keberadaan sandal yang masih multi tafsir terdapat lafadz Allah tersebut. "MUI menghimbau kepada masyarakat agar tidak terjadi pro-kontra lagi pasca sandal ditarik," pungkasnya.

Sementara Direktur PT New Era Rubberindo, Johannes menyatakan, dari 50 ribu sandal yang beredar di masyarakat, sudah 2 ribu pasang sandal yang ditarik. "Untuk pembakaran tahap awal ini baru dilakukan sebagian," katanya.

Selanjutnya, kata Johannes sandal secara bertahap akan ditarik, baik sandal yang beredar di wilayah Jawa maupun luar Jawa. "Semuanya akan kami tarik secara bertahap lalu kami bakar juga," janjinya.

Johannes mengaku, belum tahu secara pasti berapa kerugian yang diderita New Era pasca sandal tersebut ditarik. "Kami belum hitung berapa kerugian yang kami alami pasca penarikan sandal tersebut," katanya.

Ditanya, soal pembuatan matras untuk mencetak sandal berlafadz Allah, ada unsur kesengajan atau tidak? Johannes dengan tegas menyatakan, tidak ada unsur kesengajaan. Dia juga memastikan tidak ada unsur kesengajaan untuk mendiskriditkan agama lain."Tidak ada unsur itu. Mayoritas karyawan New Era itu muslim," terangnya.

Johannes menjamin, masyarakat yang sudah beli sandal tersebut, bisa ditukar ke PT New Era. "Kami siap mengganti," pungkasnya.(hud/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO