Tim ident Polres Gresik ketika lakukan olah TKP. foto: syuhud/ BANGSAONLINE
Semenatara korban Hendra, menyatakan saat kejadian dirinya sedang bekerja. Sedangkan istrinya, pergi ke rumah orang tuanya di Desa Blandongan Kecamatan Gresik.
Hendra mengaku tahu kalau rumahnya diobok-obok kawanan maling saat jam istirahat sore hari. Dia mengaku sangat kaget saat tiba di rumah melihat jendela rumahnya dalam kondisi rusak. Lebih kaget lagi saat mengetahui isi kamarnya acak-acakan dan barang-barang berharganya raib.
"Saya baru tahu sore hari saat istirahat kerja rumah saya disatroni kawanan maling," kata Hendra.
Ketua RT 05 RW 03 Perum Kembangan Regency, Katek al-Farisi membenarkan adanya pencurian yang menimpa warganya Hendra, tersebut. Dia mengungkapkan sebelumnya kasus serupa juga menimpa warganya, Bayu di komplek Perum. Kembangan Regency Blok H.
Katek mengaku heran mengapa kawanan maling itu bisa sampai menyatroni rumah warganya disaat siang bolong. Padahal, ada scurityyang menjaga komplek perumahan tersebut. "Ini yang akan menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan pengamanan," katanya.
Dia meminta kepada semua warga Kembangan Regency agar berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. "Lebih baik sebelum pergi dititipkan kepada tetangga kanan kiri. Kalau perginya lama, bisa memberitahukan ke security atau ketua RT. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang. Untuk itu, kami minta warga selalu waspada," pungkas Katek.
Sebelumnya, kurang sekitar seminggu, rumah milik Bayu, di Blok H RT05 RW03 Perum Kembangan Regency, juga diobok-obok kawanan maling. Modusnya sama. Para pelaku terlebih dulu mencongkel jendela lalu masuk rumah. Saat itu, pelaku memporak-porandakan seisi kamar korban. Namun, tidak berhasil membawa barang-barang berharga milik korban. (hud)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




