AKD Jatim Minta Kades Tak Takut dengan Oknum LSM

AKD Jatim Minta Kades Tak Takut dengan Oknum LSM Saifullah Mahdi, pengurus AKD Jatim.

GRESIK-BANGSAONLINE.com - Dugaan pemerasan yang dilakukan mantan Bupati LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) LIRA (Lumbung Informasi Masyarakat) Kabupaten Gresik, Sahar Sulur, terhadap Kades (kepala desa) Pandanan Kecamatan Duduksampeyan, Abdul Wahab, disikapi serius oleh Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Kabupaten Gresik.

Bahkan, pengurus AKD Jawa Timur juga memberikan atensi khusus terhadap kasus tersebut. Pengurus Harian AKD Jawa Timur, Saifullah Mahdi mengecam keras dugaan pemerasan yang dilakukan oleh mantan Bupati LSM LIRA, Sahar Sulur.

"Sebagai pengurus harian AKD Jatim dan kades di Kabupaten Gresik, kami mengecam keras dugaan pemerasan tersebut," kata Saifullah Mahdi kepada BANGSAONLINE, Sabtu (5/11).

Menurut Sandi, begitu panggilan akrabnya, kasus dugaan pemerasan terhadap kades selama ini kerap meresahkan para kades. Terlebih, di saat desa mendapatkan bantuan proyek, yang sifatnya swakelo. Kades selalu ditakut-takuti bahwa kegiatan yang dilakukan diduga terjadi penyimpangan. Sehingga, bisa berbuntut persolan hukum.

"Nah, fenomena tersebut oleh kades terkadang ada yang tidak ditanggapi, sebaliknya ada yang dierespon ketakutan. Kades yang takut seperti ini yang kerap dimanfaatkan oleh oknum (pelaku) untuk lakukan pemerasan," ungkapnya.

Ia meminta agar kades tidak perlu ketakutan jika didatangi oleh pelaku pemerasan. "Lawan mereka. Kalau prosedur yang dijalankan benar mengapa harus takut," kata Kades Pangkahwetan Kecamatan Ujungpangkah ini.

Lebih jauh Sandi menyatakan, tahun ini ada sejumlah kegiatan dari bantuan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun Gresik untuk desa. Bantuan tersebut baik untuk program ADD(alokasi dana desa) maupun DD (dana desa).

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO